Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Author: Humas Unwaha

Peluang dan Tantangan Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia

Jombang – Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat baik. Hal ini tercermin dari laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report tahun 2023 yang mengungkapkan bahwa Indonesia menduduki peringkat tiga pada the Global Islamic Economy Indicator (GIEI). Penilaian tersebut tentu berdasarkan dari berbagai indikator dalam ekosistem perekonomian syariah di Indonesia. Seperti produktivitas makanan-minimunan dan pariwisata halal, perbankan syariah, dan sektor riil. Menyikapi hal ini, Dosen Pascasarjana Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Dr. H. Agus Supriyogi, ST., SE. Sy., M.Si. memberikan pandangannya terkait peluang dan tantangan ekonomi syariah. Peluang Ekonomi Syariah di Indonesia Beliau menuturkan, potensi perekonomian syariah di Indonesia sangatlah besar. Mengingat Indonesia sendiri merupakan negara yang mayoritas penduduknya pemeluk agama Islam. “Peluangnya sangatlah besar, kemudian yang akan digarap itu sangatlah luas karena ekonomi kita ini berbasis ekonomi mikro atau sektor riil. Justru sektor riil ini lah yang menguatkan perekonomian Indonesia,” kata beliau. Bukan tanpa alasan, dikarenakan sektor riil dapat menjangkau kepada seluruh lapisan masyarakat. Namun sektor tersebut belum sepenuhnya ditingkatkan secara maksimal. “Berbeda dengan negara-negara lainnya, mungkin mereka memiliki fokus dengan sektor keuangannya saja. Padahal itu bukan pondasi utama dalam meningkatkan perekonomian, justru kekuatan perekonomian negara ditopang oleh sektor riil,” imbuh beliau. Penguatan di sektor riil menjadi kunci dalam meningkatkan pertumbahan perekonomian berbasis syariah di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat didukung oleh pemerintah dalam menunjang hal tersebut seperti layanan sertifikasi halal bagi produk yang dimiliki oleh Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Di mana hal tersebut merupakan upaya dalam penguatan ekosistem Jaminan Produk Halal (JPH) yang menjadi salah satu unsur penting dalam ekonomi syariah. “Sehingga masyarakat kecil semuanya akan berkarya, menghasilkan inovasi kreativitas dalam menghasilkan produk-produk lokal. Kalau produk lokal tumbuh otomatis ekonomi juga tumbuh. Pertumbuhan ini tentu juga akan berdampak pada penurunan tingkat pengangguaran, bahkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru,” terang Dosen Pascasarjana itu. Tantangan Ekonomi Syariah di Indonesia Selain peluang, perkembangan ekonomi syariah di Indonesia bukan tanpa tantangan. Bapak Agus, sapaan akrabnya juga memberikan pandangan mengenai tantangan perekonomian syariah. “Kalau secara praktik, kita ambil contohnya di lembaga keuangan syariah. Mereka kan berfokus pada produk-produk keuangan berbasis syariah, namun itu belum masif diketahui oleh masyarakat,” terang alumnus Unair Surabaya tersebut. Keterjangkauan informasi mengenai produk-produk syariah merupakan suatu tantangan tersendiri bagi perkembangan ekonomi syariah. “Sehingga ketika suatu lembaga keuangan syariah ini menawarkan produk harus dengan skema yang mudah dan tidak memberatkan. Jangan sampai nanti malah lebih sulit (dijangkau, red) dibandingkan dengan lembaga keuangan konvensional, sehingga kemudian masyarakat tidak tertarik akhirnya akan stagnan dan tidak tumbuh,” tutur Dosen Pascasarjana tersebut. Tantangan selanjutnya adalah menjaga kepercayaan atau legitimasi bagi para pemangku kepentingan. Di mana hal tersebut suatu modal bagi lembaga keuangan syariah untuk keberlanjutan di masa yang akan datang. “Sama seperti beberapa waktu yang lalu terjadi antara BSI (Bank Syariah Indonesia) dan nasabahnya itu. Seharusnya BSI harus memberikan prioritas kepada merak, dikarenakan aset-asetnya sangat lah besar, padahal itu bisa menjadi suatu penggerak perekonomian di level bawah yang terkadang kurang dicermati,” kata beliau. “Bahwa apa yang membuat mereka kecewa sehingga menarik asetnya, itu yang menjadi kekurangan dari BSI sendiri. Sehingga hal ini menjadi evaluasi nantinya bagi lembaga-lembaga keuangan syariah, khususnya BSI,” pungkasnya. Dengan potensi dan tantangan tersebut, beliau berharap agar ekonomi syariah di Indonesia tetap terus tumbuh dan diminati oleh masyarakat. Baik di sektor keuangan, maupun sektor riil. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Pengumuman Pelaksanaan KKN-PPM DESTANA 2024

Berikut pemberitahuan kepada seluruh mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang semester VI (enam) terkait pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Tahun Akademik 2024/2025. [pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/PENGUMUMAN-KKN-PPM-DESTANA-2024-new.pdf” attachment_id=”4776″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true] Unduh Pengumuman. 

Seminar Pendidikan: Cetak Guru Profesional dalam Menyongsong Masa Depan Gemilang

Jombang – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, menggelar Seminar Pendidikan, di Aula Gedung F, Kamis (11/7/2024). Seminar Pendidikan ini mengusung tema “Mencetak Guru Profesional dalam Menyongsong Masa Depan Gemilang”. Seminar ini dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terkait kebutuhan tenaga kependidikan yang tidak akan habisnya. Selain itu, perubahan sistem pendidikan di era saat ini bergerak begitu pesat. “Yang namanya pendidikan itu akan selalu dibutuhkan dan menuntut untuk tersedianya tenaga kependidikan. Saya yakin, orientasi pendidikan kedepannya akan selalu terjadi perubahan,” seru Gus Wafi, sapaan akrabnya. Beliau juga mengungkapkan, kegiatan seminar pendidikan ini sangatlah penting untuk memenuhi kebutuhan semacam itu. Hal ini tentu berkaitan dengan upgrading pengetahuan para calon pendidik. “Apalagi saat ini, pendidikan sangat bersinggungan dengan teknologi. Seperti kecerdasan buatan atau AI (Artifical Intellegent, red), sehingga para calon pendidik perlu untuk menguasainya,” pesan beliau. Di kesempatan yang sama, Ketua Prodi PAI, Dr. Didin Sirojudin, M.Pd.I., berharap, kegiatan seminar yang diadakan oleh HMP PAI ini dapat memberikan manfaat kepada para peserta. “Apa yang menjadi tujuan dari kegiatan ini semoga bisa tercapai. Silahkan kepada para peserta untuk aktif berinteraksi dengan pemateri seminar, gali informasi sebanyak-banyaknya dari beliau-beliau ini,” kata Kaprodi PAI tersebut. Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) PAI, Rizki Triputra mengatakan, kegiatan ini menjadi bekal bagi seluruh pesarta khususnya mahasiswa PAI untuk menjadi pendidik profesional. “Kemudian, apa yang kita dapatkan di hari ini bisa diimplementasikan di lingkungan masyarakat,” harapnya. Pada pembukaan Seminar Pendidikan ini, Prodi PAI Unwaha Jombang juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Prodi PAI Unhasy. Ditandatangani oleh masing-masing Kaprodi dan disaksikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. Adapun pembicara dalam seminar ini adalah Kaprodi PAI Unhasy, Bpk. Dr. M. Khoirul Umam, M.Pd. I., Direktur Pascasarjana Unwaha, Dr. Saihul Atho Alaul Huda., M. Pd. I., dan Trainer Power Point dan AI, Zakiyatus Sarifah, M. Kom. Dokumentasi Seminar Pendidikan PAI Unwaha Jombang Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Penerimaan Mahasiswa Baru Program Magister S-2 PAI Unwaha Jombang

Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang telah membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Magister S-2 Pendidikan Agama Islam (PAI). Berikut profil Program Magister S-2 PAI, periode pendaftaran, syarat dan rincian biaya kuliah: Profil Program Magister S-2 PAI Visi : Menjadi Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam yang unggul di tingkat nasional pada tahun 2030. Misi : Mengembangkan keilmuan PAI berbasis kitab kuning (Turots). Mengembangkan materi ajar dan bahan ajar PAI yang berbasis teknologi modern. Mengembangkan riset, sains dan teknologi pembelajaran PAI interdisipliner dan multidisipliner. Mengembangkan pengabdian kepada masyarakat berorientasi pada PAI multikultural. Keunikan dan Keunggulan Khazanah akademik dibangun dengan pendekatan religius pesantren berbasis kitab kuning. Pengembangan keilmuan yang menginduk pada pemikiran KH. A. Wahab Hasbullah dan kontemporer. Integrasi keilmuan yang memadukan pengembangan keilmuan agama, sains dan teknologi. Periode Pendaftaran Periode 1 (Semester Ganjil) : Pendaftaran: Bulan Mei – September. Kuliah aktif: Akhir Bulan September. Periode 2 (Semester Genap) : Pendaftaran: Bulan November – Maret. Kuliah aktif: Akhir Bulan Maret. Syarat Pendaftaran Berijazah S-1 dari berbagai jurusan/program studi terakreditasi. Mengisi dan melengkapi formulir pendaftaran via offline/online. Fotocopy legalisir ijazah dan transkrip nilai S-1 (4 lembar). Pas foto berwarna 6×4 (6 lembar). Rincian Biaya Kuliah SPP per-semester Rp 4.500.000,- Matrikulasi Rp 1.000.000,- DPP Rp 1.000.000,- Tata Cara Pendaftaran Online: Kunjungi dan isi formulir pendaftaran di web PMB Unwaha Jombang. Offline: Datang langsung ke front office / lobby Gedung F Unwaha Jombang, di Jl. Garuda No.9 Tambakberas Jombang. Pelayanan buka hari Sabtu-Kamis (pukul 08.00-13.00). Brosur Pendaftaran Magister S-2 PAI Brosur pendaftaran dapat diunduh melalui link ini: Pendaftaran Program Magister S-2 PAI Unwaha Jombang. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor berikut: 0851 63636325 Red: Ibrahim Editor: Ragil Septian

Survei Tingkat Kepuasan Civitas Akademika Unwaha Jombang 2024

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan di lingkungan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Pusat Jaminan Mutu (PJM) mengadakan survei tingkat kepuasan bagi Mahasiswa, Dosen, dan Tenaga Kependidikan terhadap pelayanan Unwaha Jombang Tahun Akademik 2023/2024. Oleh karena itu diperlukan peranan aktif para Mahasiswa, Dosen, dan Tenaga Kependidikan dalam memberikan penilaian yang jujur, benar, dan akurat terkait tingkat kepuasan pelayanan di Unwaha Jombang. Hasil survei ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan bahan pertimbangan dalam evaluasi dan peningkatan pelayanan di Unwaha Jombang. Berikut link untuk mengisi survei tingkat kepuasan: Link Survei Kepuasan Mahasiswa. Link Survei Kepuasan Dosen. Survei Kepuasan Tenaga Kependidikan Adapun batasan pengisian survei di atas yaitu hingga 21 Juli 2024.

Jalin Silaturahmi, HMP PBA Unwaha Gelar Studi Banding dengan HMD Sastra Arab UM

Malang – Guna menjalin hubungan baik antar organisasi, Pengurus Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (HMP PBA) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar studi banding. Studi banding dilakukan bersama Pengurus Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Sastra Arab Universitas Negeri Malang (UM), di Aula Gdung D16 Fakultas Sastra, Rabu (26/6/2024). Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 80 peserta ini, mengusung tema “Simposium Organisasi: Formulasi Strategi Pengembangan Himpunan yang Inklusif dalam Segala Bidang”. Dengan tema tersebut, diharapkan kepada setiap individu di masing-masing organisasi memiliki kesempatan yang sama untuk berproses dan berkontribusi pada organisasi. HMP PBA Unwaha Disambut Hangat Ucapan selamat datang dan sambutan hangat kepada rombongan Studi Banding HMP PBA Unwaha Jombang disampaikan oleh Ketua Departemen Sastra Arab UM, Dr. Mohammad Ahsanuddin, S.Pd., M.Pd., pada sesi pembukaan. Dilanjut dengan sambutan oleh Kaprodi PBA, Rina Dian Rahmawati, M.Pd.I. Beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada Departemen Sastra Arab UM yang menyambut dengan baik studi banding HMP PBA tersebut. “Studi banding ini juga sebagai salah satu wujud dari implementasi MoU (Memorandum of Understanding, red) yang sudah terjalin dengan baik antara Unwaha Jombang dan UM,” ucap beliau. Kaprodi PBA tersebut juga berharap, dalam kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menambah pengetahuan bagi seluruh pengurus HMP PBA Unwaha Jombang. “Selain bertukar informasi mengenai program kerja, semoga dengan studi banding ini ada inovasi yang dapat bermanfaat untuk kemajuan bagi masing-masing lembaga,” harapnya. Sharing Session Dilanjut dengan sharing session, di mana para pengurus dari masing-masing organisasi saling bertukar gagasan untuk menghasilkan ide-ide inovatif dan solusi praktis yang dapat diimplementasikan. Ketua HMP PBA, Erna Dwi Widiya Ningrum mengatakan, kegiatan ini berorientasi pada simposium organisasi untuk menekankan pentingnya inklusivitas sebagai landasan utama dalam perumusan strategi-strategi yang efektif untuk perkembangan himpunan. “Kita berfokus pada pengembangan kebijakan dan praktik yang adil, menciptakan lingkungan yang kondusif serta memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil mencerminkan semangat inklusivitas sebagai elemen kunci dalam pengembangan himpunan. Tentunya hal tersebut dilakukan dengan taktik atau penerapan strategi yang menyeluruh dan terintegrasi di semua bidang yang ada di himpunan,” katanya. Di akhir pemaparannya, ia juga berharap, melalui kegitan ini pihaknya dapat memperoleh wawasan baru terkait berbagai aspek manajamen dan dinamika organisasi. Baik dari sisi pengembangan SDM, pengelolaan administrasi, serta strategi komunikasi dan publikasi. “Dengan terselenggaranya kegiatan studi banding ini, para pengurus HMP PBA Unwaha juga berharap mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di Unwaha Jombang,” imbuhnya. Dokumentasi Studi Banding Red: Faiqotul Millah Editor: Ibrahim

Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah, Unwaha Siap Sambut Gelaran Sosialisasi Pembinaan oleh LLDIKTI Wilayah VII

Jombang –  Sosialisasi Pembinaan dan Pengembangan Profesi Karir Dosen di Lingkungan LLDIKTI Wilayah VII Tahun 2024 akan segera berlangsung. Gelaran ini akan terselenggara di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang sebagai tuan rumah. Puluhan lembaga pendidikan tinggi yang terdaftar sebagai peserta Angkatan IX akan hadir, Senin (22/7/2024) mendatang. Terpilihnya Unwaha Jombang sebagai tuan rumah bagi Angkatan IX tentu menjadi kebanggan tersendiri. Hal ini dikaranakan kegiatan sosialisasi tersebut merupakan perhelatan yang mempertemukan antar lembaga perguruan tinggi di bawah LLDIKTI Wilayah VII. “Alhamdulillah, Unwaha Jombang kembali diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah pada agenda yang dilangsungkan oleh LLDIKTI VII. Kegiatan ini merupakan forum besar dan menjadi ajang silaturahmi bagi para pimpinan lembaga pendidikan tinggi di Jawa Timur,” kata Kepala Bagian Kepegawaian, M. Aliyul Wafa, M.Pd. Disinggung mengenai kesiapan kegiatan tersebut, Wafa sapaan akrabnya mengaku telah mempersiapkan secara bertahap. Baik secara teknis, seperti lokasi, akomodasi, set-acara, dan fasilitas bagi para peserta. “Saat ini kita sangat mempersiapkan segenap kebutuhan acara. Baik kebutuhan bagi para peserta dan lain sebagainya, tentu dipersiapkan semaksimal mungkin,” imbuhnya. Ia juga berharap, dengan diselenggarakan kegiatan ini apa yang menjadi tujuan dari kegiatan dapat terpenuhi. Seperti yang diketahui, sosialisasi ini bermanfaat bagi pengembangan karir seorang dosen. “Semoga dengan acara ini, karir seluruh dosen baik di Unwaha Jombang sendiri maupun lembaga lainnya menjadi semakin bagus,” harapnya. Sebagai informasi, lembaga pendidikan tinggi yang terdaftar sebagai peserta angkatan IX yaitu sebanyak 26 peserta. Di antaranya adalah lembaga pendidikan di Kabupaten Jombang dan sekitarnya, seperti Kediri dan Trenggalek. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Undang Owner Coffee Lab, BEM Faperta Gelar Pelatihan Barista

Jombang – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar Pelatihan Barista, di Aula Gedung F, Selasa (25/6/2024). Workshop yang diinisiasi oleh Departemen Bisnis dan Kewirausahaan BEM Faperta ini menghadirkan salah satu owner coffee lab ternama di Kabupaten Jombang “Sumber Wandhe”, yaitu Mochamad Shobari Karim. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau mendukung penuh acara yang dilakukan oleh BEM Faperta ini. “Dengan kegiatan ini, tentu bisa menambah sumber daya manusia yang menyukai apa saja tentang kopi. Selain itu, kita bersama-sama belajar bagaimana dalam berwirausaha yang baik dan tentunya akan dimentori langsung oleh ahlinya,” seru pria yang akrab disapa Gus Wafi ini. Mewakili Dekan Faperta, Kaprodi Agroekoteknologi, Mohamad Nasirudin, S.Si., M.Ling., berharap, para peserta nantinya dapat mengembangkan kreativitas dan keterampilan dalam penyajian kopi. “Pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat dalam pengembangan kretivitas saja, tetapi juga memperkuat pertumbuhan industri kopi. Di mana harapannya dapat mendukung pertumbuhan sektor ekonomi mikro,” ucapnya. Sementara itu, ketua BEM Faperta, Siti Aisyatul Masruroh mengungkapkan, kegiatan tersebut dibuka untuk umum. Hal ini bertujuan memberikan kesempatan bagi siapapun untuk belajar dalam menyajikan kopi dengan baik dan berkualitas. “Alhamdulillah kegiatannya berjalan dengan lancar, dan sekitar 50 peserta mengikuti pelatihan ini dengan antusias,” ujar mahasiswi yang akrab disapa Sasa, saat dimintai keterangan.  Pelatihan Barista Mochamad Shobari Karim yang merupakan pemilik Sumber Wandhe Coffee Lab adalah pria yang memiliki pengetahuan lebih tentang kopi. Berbagai aspek terkait kopi ia pelajari secara mendalam, termasuk proses pembuatan (pemilihan biji kopi, roasting, hingga penyeduhan atau brewing), inovasi produk, dan kualitas. Hal ini terlihat saat ia memandu para peserta saat Pelatihan Barista berlangsung. Para peserta diajarkan dan dikenalkan dengan berbagai jenis biji kopi dan peralatan dalam menyajikan kopi, cara pembuatan kopi dengan grinder elektrik maupun manual, seni menyajikan kopi seperti latte art, dan masih banyak lagi. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Osfak FAI 2024: Generasi Inovatif di Era Digital

Jombang – Dalam rangka menyambut dan memperkenalkan budaya kehiduapan kampus kepada mahasiswa baru, Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus-Fakultas (Osfak), di Aula Gedung F, Senin (24/6/2024). Kegitan yang mengusung tema “Generasi Inovatif di Era Digital” ini dibuka langsung oleh Dekan FAI, Drs. Waslah, M.Pd.I. Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaiakan materi tentang ke-Fakultasan. Di hadapan 166 mahasiswa baru, beliau memaparkan informasi terkait sejarah singkat berdirinya Unwaha Jombang, visi-misi, dan struktur FAI. “Di FAI Unwaha Jombang ini terdapat tiga Prodi (Program Studi, red), di mana ketiganya telah terakreditasi baik sekali. Harapan kami, anda semua dapat mengenal lebih dalam tentang FAI, Prodi, dan sistem akademik yang diterapkan,” kata Dekan FAI tersebut. Beliau juga turut memberikan motivasi kepada mahasiswa baru pada Osfak gelombang I. Seperti yang diketahui, pelaksanaan orientasi di tingkat fakultas ini merupakan rangkaian dari Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) gelombang 1 Tahun 2024. “Kami juga berharap agar nantinya anda semua dapat menjalin dan membangun relasi dengan sesama mahasiswa, dosen, dan civitas akademika FAI. Selamat berproses dalam menempuh perkuliahan nanti, semoga nantinya dapat berkontribusi dalam kemajuan FAI dan almamater Unwah,” pesan beliau. Sementara itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FAI, Abdul Ghoffar mengatakan, melalui kegiatan ini para mahasiswa baru FAI dapat dengan cepat beradaptasi dengan budaya kampus. “Tidak hanya melihat dan mengetahui infrastruktur, sarana dan prasarana saja, tetapi juga bisa berdaptasi dengan lingkungan Unwaha Jombang,” ucapnya saat dikonfirmasi. Dokumentasi Osfak FAI 2024. Red: Ibrahim. Editor: Septian Ragil.

Osfak Faperta 2024: Berkarakter Unggul dan Berdaya Saing

Jombang – Usai melangsungkan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PBAK) Gelombang I, Minggu (23/6/2024), Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang sukses melaksanakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus-Fakultas (Osfak), di Ruangan B-11, Senin (24/6/2024). Osfak tersebut dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian, Ambar Susanti, M.P. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Bersama dengan Kaprodi di bawah nauangan Fakultas Pertanian, beliau memberikan arahan-arahan terkait kehidupan kampus. “Fakultas Pertanian tidak hanya berbicara tentang cangkul-mencangkul, tetapi juga berbicara tentang teknologi yang handal. Semoga semangat dan niat anda di awal ini menjadi jalan kesuksesan hingga nanti menyelesaikan kuliah di Unwaha Jombang,” pesan beliau kepada para mahasiswa baru. Kegiatan yang mengambil tema “Membentuk Mahasiswa Berkarakter Unggul dan Berdaya Saing” ini diikuti oleh sebanyak 25 mahasiswa baru dari berbagai Prodi. “Sesuai dengan tema pada kegiatan ini, mahasiswa Fakultas Pertanian tentu harus memiliki kompetensi di bidang pertanian. Harapan kami, ketika anda semua nantinya kembali ke lingkungan masyarakat masing-masing dapat membawa perubahan dan kebermanfaatan,” harapnya. Sementara itu, Ketua Badan Eksekutif (BEM) Fakultas Pertanian, Siti Aisyatul Masruroh mengaku, sangat senang kegiatan tersebut teleh berjalan dengan lancar. “Terimakasih kepada seluruh panitia yang turut mensukseskan Osfak Gelombang I ini. Semoga apa yang menjadi harapan kita bersama dapat bisa terkabul,” ucapnya saat dikonfirmasi oleh tim Humas. Red: Ibrahim. Editor: Septian Ragil.