Author: Humas Unwaha
Menjadi Muslimah yang Mandiri dan Berdaya Dalam Berbagai Aspek Kehidupan
Jombang – Departemen Srikandi KSEI Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah (HMP-ES) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar Forum Kajian Offline (FKO), di Gedung Jokowi, Kamis (16/5/2024). Program kerja yang digelar secara rutin dua bulan sekali ini menghadirkan ibu Ashlihah, S.E., M.M. sebagai pemateri. Adapun tema kajian kali ini adalah “Menjadi Muslimah yang Mandiri dan Berdaya dalam Berbagai Aspek Kehidupan”. “Seorang muslimah sejati adalah mereka yang senantiasa melaksanakan tiap perintah Allah SWT,” kata ibu Ashliha. Di dalam ajaran Islam sendiri, perempuan diposisikan pada tempat yang mulia. Tidak ada dikotomi atau diskriminasi peran antara laki-laki dan perempuan. “Bahkan Islam memandang laki-laki dan perempuan seperti halnya yang dinyatakan dalam Al-Qur’an yakni sebagai ba’dhukum min ba’dh (sebagian kamu dari sebagian yang lain),” imbuhnya. Selain itu, kemandirian seorang perempuan juga diajurkan di dalam Al-Qur’an. Citra seorang perempuan sejati dicirikan memiliki kemandirian, memiliki hak berpolitik, dan selalu kritis terhadap apa yang dihadapinya. “Hal tersebut sudah ada sejak pada zaman Nabi Muhammad SAW, misalnya Ibunda Khadijah binti Khuwailid, Qilat Ummi Bani Anmar, dan Zainab binti Jahsy. Beliau-beliau tersebut tercatat sebagai perempuan yang sukses,” lanjut Kaprodi Ekonomi Syariah Unwaha Jombang. Terakhir, beliau berharap dengan digelarnya forum kajian Srikandi ini dapat meningkatkan kemandirian dan pengetahuan seorang muslimah dalam hal ini para peserta kajian. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
BI Jawa Timur Libatkan Unwaha Jombang Dirikan Halal Center
Surabaya – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang turut berperan aktif dalam penyelenggaraan program Jaminan Produk Halal (JPH). Hal ini terlihat ketika Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur libatkan Unwaha Jombang dalam pembentukan Halal Center, di Kantor BI Jawa Timur Surabaya, Senin (19/4/2024) lalu. Tidak hanya Unwaha Jombang saja, BI Jawa Timur juga melibatkan perguruan tinggi lainnya, seperti Universitas KH. Abdul Chalim (UAC) Mojokerto. Ini dilakukan sebagai upaya percepatan terciptanya ekosistem halal di Jawa Timur. “Program sertifikasi halal pemerintah yang ditargetkan 30 ribu sertifikat baru tercapai 1/3 (sepertiga), sehingga dibutuhkan kolaborasi untuk mendirikan pusat kajian halal,” kata Ketua Halal Center Unwaha Jombang, Dr. Amin Awal Amarsudin, S.Sy., M.S.I. Melalui Halal Center, Unwaha Jombang dapat menyelenggarakan edukasi mengenai JPH kepada masyarakat dan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UKM). Edukasi tersebut meliputi, sosialisasi, pelatihan, penelitian dan pengembangan produk halal. “Terlebih lagi, nanti 17 Oktober merupakan batas akhir bagi semua produk (makanan dan minuman) UKM di Indonesia sudah tersertifikasi halal. Apabila melibihi batas akhir tersebut, para pelaku usaha akan diperkenakan sanksi dengan dilarang memperjual belikan produknya secara bebas,” imbuhnya. Selanjutnya, perwakilan dosen dari Unwaha Jombang akan mengikuti Training of Trainer (ToT) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada tanggal 27-31 Mei mendatang. “Selain para dosen, mahasiswa juga akan diproyeksikan untuk menjadi trainer. Mereka akan disiapkan untuk menjadi penyelia atau pendamping produk halal dalam rangka mensukeskan program pemerintah,” pungkasnya. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
Pengumuman Pelaksanaan Wisuda Tahun 2024
Sehubungan dengan pelaksanaan Wisuda Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, kami informasikan persyaratan, jadwal, dan tata cara pelaksanaan Wisuda Tahun 2024 sebagai berikut: [pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2024/05/Pengumuman-Wisuda-2024.pdf” attachment_id=”4236″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true] Berikut link Pendafataran Wisuda Tahun 2024.
Surat Edaran Teknis Pelaksanaan Pelaporan Tugas Akhir dan Pelaksanaan Yudisium
Berkenaan dengan akan berakhirnya kegiatan akademik mahasiswa untuk tahun akademik 2023/2024, maka dengan ini kami sampaikan teknis Pengumpulan Laporan Tugas Akhir (semester 6 & 8) dan Pelaksanaan Yudisium (semester 8) sebagai berikut: [pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2024/05/Surat-Edaran-Tehnis-Pengumpulan-Laporan-Tugas-Akhir-dan-Pelaksanaan-yudisum.pdf” attachment_id=”4229″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true] Surat Edaran dapat diunduh di sini.
Prodi S1 Pendidikan Fisika Unwaha Jombang Raih Akreditasi Baik Sekali
Jombang – Kabar gembira datang dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang. Kali ini, Program Studi (Prodi) Pendidikan Fisika dinyatakan telah memenuhi syarat peringkat akreditasi “Baik Sekali” oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Keputusan ini tertuang dalam SK. No.205/SK/LAMDIK/Ak/S/III/2024. Wakil Rektor Bidang Akademik Unwaha Jombang, Ino Angga Putra, M.Pd. mengungkapkan kebahagiannya atas capaian tersebut. Menurutnya, ini merupakan proses awal dalam menjadikan Unwaha Jombang sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang unggul. “Ini sangat membanggakan tentunya, dan akan terus kita dorong untuk kemajuan-kemajuan di kampus kita ini. Kedepannya kita akan terus berusaha menjadi lebih baik, sehingga seluruh Program Studi di Unwaha Jombang ini bisa mencapai Akreditasi Unggul,” ungkap Bapak Ino saat dikonfirmasi, Selasa (14/5/2024). Salah satunya adalah perbaikan di bidang sistem manajemen berbasis data (database management system). Dengan demikian, seluruh kebutuhan di bidang akademik dapat dikelola dengan baik. “Kedepan, yang perlu kita perbaiki adalah terkait pengelolaan data-data yang kita miliki. Kita akan lakukan secara bertahap nantinya,” lanjutnya. Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), M. Farid Nasrulloh, M.Pd. mengatakan, jika Prodi Pendidikan Fisika merupakan satu-satunya yang ada di Jombang. Dengan dinyatakan telah terakreditasi Baik Sekali, ini menunjukkan bahwa Prodi telah memenuhi standar kualitas pendidikan tinggi yang telah ditetapkan oleh lembaga akreditasi. Selain pengakuan kualitas pendidikan, implikasi lainnya yaitu lulusan dari Prodi Pendidikan Fisika memiliki peluang yang lebih baik dalam dunia kerja nantinya. “Harapan kami kedepan adalah semakin banyak calon mahasiswa yang bergabung dengan Prodi Pendidikan Fisika, sehingga calon mahasiswa yang memiliki minat kuliah di jurusan Fisika tidak usah jauh-jauh ke luar Jombang. Kemudian, kami akan terus berproses memperbaiki kualitas pendidikan agar menjadi Prodi yang unggul,” harapnya. Senada dengan pernyataan Dekan FIP, Ketua Prodi Pendidikan Fisika, Suci Prihatiningtyas, M.Pd, untuk langkah kedepannya yaitu menjadikan Prodi Pendidikan Fisika berakreditasi unggul dan menjadi salah satu Prodi terfavorit di Unwaha Jombang. “Ini belum capaian akhir bagi Prodi, kita akan terus berusaha dalam merawat dan membuktikan keunggulan yang kita miliki. Sehingga Prodi Pendidikan Fisika menjadi salah satu etalase pendidikan yang dimiliki Unwaha dalam menciptakan SDM unggul, inovatif, dan juga berakhlakul karimah” ungkap Suci. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
Salah Satu Prodi yang Paling Diminati. Berikut Tentang, Mata Kuliah, dan Profil Lulusan Prodi Manajemen
Jombang – Program Studi (Prodi) Manajemen merupakan salah satu Prodi Sosial dan Humaniora (Soshum) yang paling banyak diminati oleh calon mahasiswa. Sesuai dengan namanya, Prodi ini mempelajari bagaimana caranya memimpin, merencanakan dan mengendalikan organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Prodi Manajemen berada di bawah naungan Fakultas Ekonomi dan telah didirikan sejak tahun 2013. Dekan Fakultas Ekonomi, Ita Rahmawati, S.E., M.Si. mengungkapkan, sebagai penyelenggara kegiatan pendidikan tinggi, fakultas ini memiliki misi pengajaran di bidang ekonomi, manajemen dan entrepeneur sesuai perkembangan IPTEKS dan nilai-nilai Islam. “Tidak hanya kompeten dan profesional di bidang ekonomi saja. Harapannya lulusan dapat menjadi SDM yang unggul dan ikut andil dalam mengambil peran demi kemajuan bangsa,” kata Dekan Fakultas Ekonomi tersebut. Bahan Kajian Prodi Manajemen Sementara itu, Ketua Prodi Manajemen, Khotim Fadhli, M.Pd. mengatakan, di Prodi Manajemen terdapat kurikulum yang dikembangkan dengan memiliki karakteristik penunjang kompetensi lulusan. “Untuk membangun kecerdasan spiritual, pengembangan kurikulum didasarkan pada perspektif nilai atau kemuliaan akhlak. Lalu untuk menghasilkan lulusan yang responsif, terdapat mata kuliah pendukung guna meningkatkan kepekaan sosial,” kata pria yang akrab disapa Pak Khotim ini. Adapun bahan kajian dalam membentuk keilmuan dan keahlian sarjana manajemen adalah sebagai berikut: Ekonomi Terapan Ilmu sosial Manajemen Keislaman Penelitian dan Pengabdian Filsafat Keuangan Pancasila dan Kewarganegaraan Entrepreneurship Bahasa Pemasaran Teknologi Digital Konsentrasi Prodi Manajemen Kepada tim Humas, Kaprodi Manajemen mengungkapkan, terdapat tiga konsentrasi di Prodi Manajemen Unwaha Jombang. Di antaranya, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, dan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM). “Di manajemen pemasaran, mahasiswa akan memperoleh pengalaman praktis dan konsep mengenai strategi-stragei pemasaran. Sedangkan dalam manajemen keuangan, mahasiswa berfokus pada penerapan dan fungsi keuangan di suatu organisasi. Selanjutnya adalah manajemen SDM, yang berfokus pada pembelajaran mengenai kebijakan serta membuat keputusan di bidang ketenagakerjaan,” jelas Kaprodi Manajemen tersebut. Profil Lulusan Perkembangan zaman di era modern ini bergerak begitu pesat, begitu juga dengan kemajuan teknologi yang memiliki dampak di setiap aspek kehidupan. Peningkatan skill dan pengetahuan menjadi sangat penting bagi para lulusan Prodi Manajemen. Hal ini dikarenakan prospek jenjang karir bagi lulusan begitu sangat luas dan cukup bagus. Berikut profil lulusan Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Unwaha Jombang: Manager, personal yang mampu melakukan pengelolaan serta dapat mengendalikan organisasi di bidang pemasaran, keuangan, dan sumber daya manusia. Entrepreneur, wirausahawan yang mampu mengaplikasikan ilmu manajemen dalam bisnis. Marketing, personal uang mampu mengoptimalkan kemampuan teknis dalam meningkatkan penjualan, negosiasi, dan strategi pemasaran lainnya. Human Capital Officer, personal yang mampu mengaplikasikan ilmu manajemen pada bidang sumber daya manusia. Finance and Administration Officer, personal yang mampu mengoptimalkan kemampuan pengaturan keuangan dan administrasi. Business Consultant, personal yang memberikan jasa konsultasi, potensi, pengembangan dan penilaian bisnis. Management Research Assistant, Asisten peneliti yang mampu melakukan penelitian di bidang manajemen dan ekonomi, yang meliputi membantu melakukan pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum. Bagimana, tertarik kuliah di Prodi Manajemen Unwaha Jombang?. Buruan, segera daftarkan diri anda dan menjadi bagian dari salah satu Kampus NU terbaik. Informasi selengkapnya untuk pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui tautan ini. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
Lolos PPMBK Bappeda 2024, Dosen Unwaha Berhasil Kelola Limbah Jagung dengan Teknologi Biobriket
Jombang – Capaian membanggakan datang dari Dosen Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang. Tim peneliti dari Unwaha Jombang berhasil mengukir namanya di ajang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Kinerja (PPMBK) yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jombang 2024. Tim peneliti yang diketuai oleh Dyah Ayu Sri Hartanti, M.Si. ini berhasil melakukan inovasi pengolahan limbah jagung sebagai bahan baku pembuatan arang briket. Penelitian yang berjudul “Penerapan Teknologi Biobriket dari Pengolahan Limbah Jagung pada Kelompok Pengrajin Arang Desa Cupak Dalam Upaya Penyediaan Sumber Energi Alternatif” berhasil lolos di bidang Ekonomi dan Pembangunan. Inovasi arang briket dari limbah jagung Ibu Dyah sapaan akrabnya mengatakan, penelitian tersebut bermula dari potensi yang ada di Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan. Di mana masyarakat di daerah tersebut mayoritas memiliki lahan pertanian jagung. “Kebetulan juga, Desa Ngusikan ini merupakan sentra industri arang. Waktu kita survey ke lokasi, ternyata banyak sekali limbah tongkol jagung yang tidak dimanfaatkan,” tuturnya. Dengan kondisi tersebut, tim peneliti Unwaha Jombang berinisiatif untuk membuat inovasi produk arang briket dengan berbahan baku tongkol jagung. Praktis, inovasi tersebut disambut dengan antusias oleh mitra penelitian, dalam hal ini adalah pengrajin arang di Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan. “Apalagi briket ini memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan arang biasa. Karena untuk produksi arang para mitra kami masih membeli kayu sebagai bahan baku arang,” katanya. Tujuan Penelitian dan Kualitas Briket Limbah Jagung Ibu Dyah yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Teknoligi Hasil Pertanian mengungkapkan beberapa tujuan dari penelitian ini. Pertama adalah zero waste, sebagai langkah pemanfaatan limbah tongkol jagung dan kelestarian lingkungan. “Kemudian, untuk mengupgrade skill dan pengetahuan pengrajin mengenai produk briket untuk meningkatkan penjualan mereka. Nantinya kita juga sosialisasikan bagaimana proses penjualan dan bagaimana caranya menembus pasar nasional bahkan bisa untuk ekspor,” papar Ibu Dyah. Kepada Tim Humas Unwaha Jombang, Ibu Dyah mengatakan, keunggulan dari produk briket berbahan baku limbah jagung tersebut. Dari segi kualitas. briket memiliki ketahanan yang lebih jika dibandingkan dengan arang biasanya. “Dan jika dibandingkan dengan briket yang berbahan baku dari batok kelapa, ketahanannya tidak jauh berbeda. Kami juga berharap, produk ini bisa dikembangkan dan dimanfaatkan oleh mitra sebagai percontohan bagi pengrajin arang di daerah lainnya,” pungkasnya. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
Program Studi Teknologi Hasil Pertanian: Tentang, Mata Kuliah, dan Pofil Lulusan
Jombang – Program Studi (Prodi) Teknologi Hasil Pertanian merupakan salah satu Prodi yang ada di Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang. Prodi yang didirikan bersadasarkan Surat Keputusan (SK) Dirjen Jenderal Pendidikan Tinggi No: 038/E/2013 memiliki visi sebagai salah satu Prodi unggul dan kompetitif di tingkat nasional berlandaskan nilai-nilai ke-Islaman. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Prodi (Kaprodi) Teknologi Hasil Pertanian, Dyah Ayu Srihartanti, M.P. Beliau juga mengatakan, Prodi ini memiliki misi sebegai penyelenggara Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian, red) yang berkualitas serta relevan dengan kebutuhan pengembangan agroindustri. “Dengan cita-cita ini, maka Prodi Teknologi Hasil Pertanian berupaya untuk menghasilkan sumber daya manusia yang cakap, terampil dan memiliki daya saing tinggi di bidang agroindustri,” ungkapnya. Seperti yang diketahui, saat ini perkembangan teknologi dan hasil pertanian di Indonesia begitu pesat. Terdapat banyak inovasi-inovasi di bidang ini untuk meningkatkan produktivitas pertanian. “Di masa yang akan datang, tentu berbagai tantangan di bidang ini terus berkembang secara dinamis. Dengan demikian, para lulusan diharapkan mampu mengelola potensi lingkungan agar memiliki daya kompetitif di bidang pertanian,” imbuhnya. Mata Kuliah Hampir sama dengan Prodi-Prodi yang ada di Fakultas Pertanian Unwaha, Teknologi Hasil Pertanian memiliki muatan mata kuliah yang berkaitan dengan materi dasar dan lanjutan ilmu pertanian dan teknologi. “Mahasiswa dijarkan tentang manajemen teknologi di bidang pertanian. Adapun ruang lingkupnya meliputi penaganan, pengamanan, dan juga pengelolaan hasil pertanian,” terang Ibu Dyah kepada tim Humas. Adapun bahan kajian di Prodi Terknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Unwaha Jombang adalah sebagai berikut: Ilmu Sains Dasar; pada bidang kajian ilmu sains dasar mempelajari keilmuan fisika, kimia, dan juga mikrobiologis dari hasil pertanian hingga proses pengelolahan bahan pangan. Keilmuan Inti Teknologi Hasil Pertanian; bahan kajian ini meliputi prinsip-prinsip ilmu pangan/hasil pertanian (kimia dan analisis pangan/ hasil pertanian, mikrobiologi dan keamanan pangan, rekayasa proses pengolahan pangan/hasil pertanian, biokimia pangan dan gizi) untuk diformulasikan dalam teknik perancangan proses secara terpadu. Kecakapan Hidup; merupakan kajian mata kuliah yang menyesuaikan dengan kebutuhan peningkatan soft skill mahasiswa sesuai kebutuhan di masa yang akan datang. Sosial Humaniora; bahan kaijan yang disesuaikan dengan kondisi sosial humaniora masyarakat Indonesia. Ciri Perguruan Tinggi/Fakultas/Program Studi; bahan kajian meliputi mata kuliah sesuai ciri atau karakteristik (konservasi) Perguruan Tinggi/Fakultas/Program Studi. Profil Lulusan Prodi Teknologi Hasil Pertanian Berikut profil lulusan Prodi Teknologi Hasil Pertanian: Manajer; para lulusan dinilai mampu mengelola usaha di bidang agroindustri nasional dan multinasional. Pelaku bisnis di bidang agroindustri; lulusan dengan kompetensi yang dimiliki dapat berkembang di bidang bisnis dan industri rumah tangga berbasis pangan dan pertanian. Peneliti; peneliti di perguruan tinggi atau lembaga riset pemerintahan ataupun swasta. Bagimana, tertarik kuliah di Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Unwaha Jombang?. Buruan, segera daftarkan diri anda dan menjadi bagian dari salah satu Kampus NU terbaik. Informasi selengkapnya untuk pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui tautan ini. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
Ketua YPTBU dan Rektor Unwaha Jombang Dorong Kerjasama Dengan LPTNU Jatim
Jombang – Setelah sukses terselenggarakannya Halal Bihalal dan Sarasehan Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Jawa Timur (Jatim), di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Sabtu (4/5/2024). Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU) dan Rektor Unwaha Jombang sepakat dorong kerjasama dengan LPTNU Jatim. Hal ini diakui oleh Ketua YPTBU, Ibu Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., saat ditemui oleh Tim Humas. Beliau merespon dan menyambut baik seluruh agenda yang diselenggaran oleh LPTNU Jatim. “Kami dari yayasan sangat merespon hal itu, karena ini menjadi suatu promosi agar Unwaha Jombang lebih diketahui oleh perguruan tinggi NU se-Jatim. Sehingga jalinan silaturahmi dan keakraban bisa dibangun lebih baik lagi, karena Unwaha Jombang merupakan bagian dari LPTNU,” tutur beliau. Tak hanya itu, Ibu Nyai Hizbiyah juga mengungkapkan, bahwa kerjasama-kerjasama yang nantinya akan dijalin tentu berdampak pada tata kelola universitas yang lebih baik lagi. Baik dari peningkatan sistem dan fasilitas, maupun manajamen sumber daya manusianya. “Seperti yang akan kita lakukan dengan LPTNU Jatim, yaitu menyusun buku tentang ke-NUan dan ke-Aswajaan. Buku ini nantinya bisa dijadikan bahan ajar untuk disisipkan dalam setiap kurikulum perkuliahan, khususnya di Unwaha Jombang,” kata Beliau. Sependepat dengan hal tersebut, Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., mengatakan bahwa perguran tinggi di lingkungan LPTNU harus menonjolkan nilai-nilai ke-NUannya. “Bagaimana caranya kita bisa meningkatkan pengetahuan para generasi muda perihal nilai-nilai tersebut. Kita perlu semacam sinkronisasi, salah satunya mengupgrade muatan seperti yang disebutkan bu Nyai sebelumnya,” ujar Rektor Unwaha Jombang ini. Menurutnya, pengetahuan tentang ke-NUan masih relevan dalam membentuk karakter generasi millenial. Pasalnya, warna dan eksistensi NU tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Seperti yang diketahui, prinsip yang ada di NU adalah “memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik” sudah melekat. “Keberadaan NU ini sangat penting untuk generasi yang akan datang, ini juga menjadi tugas kami bersama. Kalau dibilang NU bisa lebih berkembang lagi, maka begitu juga dengan Unwaha Jombang,” tutup beliau. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
Halal Bihalal & Sarasehan LPTNU Jatim 2024, Ulas Strategi Menuju PTNU Unggul
Jombang – Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Jawa Timur (Jatim) menggelar Halal Bihalal dan Sarasehan di Auditorium Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Sabtu (4/5/2024). Kegiatan ini mengusung tema “Menuju PTNU Unggul”, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi yang ada di naungan LPTNU Jatim. Ini disampaikan langsung oleh Ketua LPTNU Jatim, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng. “Narasi tema Menuju PTNU Unggul mungkin tidak akan berhenti di kegiatan Halal Bihalal dan Sarasehan di hari ini saja. Melainkan akan terus kita angkat menjadi tema bersama-sama kita semua. Itu membuktikan bahwa kita semua bertekad untuk mengelola PTNU dengan sungguh-sungguh, suatu saat dalam waktu yang tidak terlalu lama kita akan menjadi perguran tinggi yang terakreditasi unggul,” kata beliau dalam sambutannya. Dengan semangat ini, LPTNU Jatim yakin bahwa perguran tinggi NU akan menjadi kebanggaan dan kepercayaan masyarakat. Pasalnya, lembaga pendidikan tinggi yang ada di wilayah LPTNU Jatim sudah sampai di point of no return, yang mengharuskan untuk berkembang lebih baik lagi. “Kita hanya punya satu pilihan, yaitu terus melangkah kedepan dan jangan sampai disibukkan dengan urusan internal dan urusan kontra-produktif semata. Semoga dengan kegiatan ini, semua lembaga yang kita kelola bisa menjadi perguruan tinggi yang unggul,” pesan beliau. Hal ini juga diamini oleh Ketua Lembaga Perguruan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT-PBNU), Prof. H. Ainun Na’im, Ph.D,. M.B.A yang mengikuti kegiatan secara virtual. Beliau menyampaikan, untuk menjadikan perguruan tinggi dengan kriteria unggul bukanlah suatu hal tidak bisa diraih. “Mengapa? karena Indonesia saat ini masih mengalami pertumbuhan penduduk, bahkan kita masih menikmati bonus demografi. Artinya, penduduk dengan usia produktif lebih besar, dan mereka masih memerlukan layanan pendidikan tinggi. Dengan demikian, kita memerlukan sistem tata kelola yang baik untuk mencapai itu semua,” ungkapnya. Guru Besar Akuntansi UGM ini juga mengatakan, perguruan tinggi di bawah LPTNU memiliki modal dalam menjawab tantangan global. Seperti kehadiran Artificial Intelligence (AI) yang dimungkinkan mengancam peran manusia. “Manusia tetap diperlukan sebagai problem solver, sehingga eksistensi manusia tidak akan kalah dengan sistem yang diciptakannya. Dengan bermodalkan nilai-nilai yang ada di NU, kita bisa menjawab tantangan semacam itu. Bagaimana kita menjaga perdamaian, sikap mental yang telah ditanamkan dan kita dakwahkan kepada masyarakat,” imbuhnya. Di kesempatan yang sama, Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. mengucapkan syukur dan terimakasihnya kepada seluruh peserta yang hadir. Khususnya kepada LPTNU Jatim yang telah memberikan kepercayaan kepada Unwaha Jombang sebagai tuan rumah Halal Bihalal LPTNU tahun ini. “Atas nama pribadi dan lembaga, kami ucapkan banyak terimakasih dan mohon maaf sebesar-besarnya apabila terdapat fasilitas yang kurang memadai. Terlepas dari ini semua, kami juga ucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Halal Bihalal dan Sarasehan LPTNU Jatim. Semoga Allah SWT meridai apa yang kita lakukan saat ini,” ungkap Rektor Unwaha Jombang tersebut. Kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan yang diisi oleh Dirjen Kemendikbud Ristek, Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.sc., Kepala Subdirektorat Ketenagakerjaan Direktorat PTKI Kemenag RI, Muhammad Aziz Hakim, M.H., dan selanjutnya Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. Dr. Slamet Wahyudi , ST., MT. Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum YPTBU, Ibu Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., Ketua Pembina YPTBU, Dr. H. Moh. Hasib Wahab, dan juga jajaran pengurus YPTBU. Seluruh pimpinan lembaga pendidikan tinggi di naungan LPTNU Jawa Timur. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.