Skip to main content

Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Author: Humas Unwaha

Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang Jalin Kerjasama Strategis dengan JAKIM Malaysia

Malaysia – Universitas Kh. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menandai langkah penting dalam kolaborasi internasional dengan menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), Minggu (23/7/2024). JAKIM merupakan badan pemerintah yang bertanggung jawab atas urusan Islam di Malaysia, termasuk sertifikasi halal, pendidikan Islam, dan penyebaran nilai-nilai Islam di negara tersebut. Kerjasama antara Unwaha Jombang dan JAKIM diharapkan dapat membuka peluang baru bagi mahasiswa kampus tersebut untuk mendalami aspek-aspek penting terkait Islam dan sertifikasi halal di tingkat internasional. Salah satu keuntungan utama dari kerjasama ini adalah pembukaan peluang magang bagi mahasiswa Unwaha Jombang di JAKIM Malaysia. Mahasiswa akan mendapatkan kesempatan langka untuk belajar secara langsung di lembaga yang memiliki peran krusial dalam menentukan standar kehalalan produk di Malaysia. Ini tidak hanya memperkaya pengalaman akademis mereka, tetapi juga memberikan perspektif praktis yang sangat berharga dalam dunia industri halal yang semakin berkembang. Dalam konteks pendidikan, kerjasama ini juga memberikan dorongan penting bagi Unwaha Jombang dalam memperluas jaringan internasionalnya dan meningkatkan kualitas pendidikan Islam yang diajarkan kepada mahasiswa. Dengan menggabungkan teori dan praktik melalui magang di JAKIM, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan serta pemahaman yang mendalam tentang pengelolaan sertifikasi halal dan aspek-aspek penting lainnya dalam administrasi Islam di Malaysia. Langkah ini juga mencerminkan komitmen Unwaha Jombang dalam menjalin kemitraan strategis yang dapat membawa manfaat tidak hanya bagi perguruan tinggi dan mahasiswanya, tetapi juga bagi masyarakat Indonesia secara luas. Dengan terus mengembangkan hubungan dengan lembaga-lembaga internasional terkemuka seperti JAKIM, Unwaha Jombang menegaskan posisinya sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya relevan secara lokal, tetapi juga memperhatikan isu-isu global yang semakin penting dalam konteks globalisasi saat ini. Red: Septian Ragil. Editor: Septian Ragil

Mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Berangkat Student Exchange ke Malaysia

Malaysia – Sebanyak 19 mahasiswa dari berbagai program studi di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang telah dipilih melalui proses seleksi ketat untuk mengikuti program pertukaran pelajar ke Malaysia. Program ini menjadi bagian dari inisiatif kampus untuk memberikan pengalaman internasional yang berharga kepada mahasiswanya. Para mahasiswa terpilih berasal dari beragam disiplin ilmu, termasuk Informatika, Sistem Informasi, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Biologi, dan Manajemen. Nama-nama mahasiswa yang beruntung terpilih antara lain Joni Alwi, Moch. Alex Aliuddin, Mochammad Rizki Agil Bachtiar, Mohammad Hufaif Ibri Al-Faiz, Jojo Adi Kusuma, M. Azmi Zamzami Riyadin, Tri Siswoyo, Lang Elang Timur Demokrat, Lailatus Sa’diyah, Hafidhoh Lailiatil Ummah Amin, Niken Koeswara Putri, Ali Syaifuddin, Tata Miftahul Jannah, Famung Gangga, Maya Kurnia Saputri, Gita Winanda, Rizatul Jumaizah, Avina Auliatul Faizah, dan Achmad Irfan Nurdiansyah. Kegiatan student exchange ini tidak hanya menawarkan pengalaman belajar di lingkungan akademik Malaysia, tetapi juga kesempatan untuk memahami budaya dan nilai-nilai lokal yang khas. Para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai aktivitas edukatif dan budaya, seperti studi tentang proses sertifikasi halal, kunjungan ke madrasah di Melaka, serta eksplorasi budaya di tempat-tempat bersejarah seperti Batu Caves, Masjid Selat, Masjid Putra Jaya, Masjid Besi, dan Rumah Merah di Melaka. Dengan berangkatnya mahasiswa Unwaha Jombang ke Malaysia, diharapkan mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru dalam bidang akademik dan kultural, tetapi juga mengembangkan kemampuan dalam beradaptasi dengan lingkungan baru dan meningkatkan keterampilan komunikasi lintas budaya. Hal ini sesuai dengan visi kampus untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang keragaman global. Red: Ragil Septian Editor: Ragil Septian

Sosialisasi Kebijakan PAK LLDikti Wilayah VII Jawa Timur Angkatan 9 di Unwaha Jombang

Jombang – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII Jawa Timur (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur menggelar Sosialisasi Kebijakan Penilaian Angka Kredit (PAK) Angkatan 9, di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Senin (22/7/2024). Kegiatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta meningkatkan profesionalitas dosen di lingkungan LLDikti VII Jawa Timur. Ditunjuk sebagai tuan rumah, Unwaha Jombang menyambut baik gelaran sosialisasi tersebut. Seperti yang diketahui, kegiatan ini diikuti oleh 26 universitas atau perguruan tinggi se-Jombang Raya dan sekitarnya. “Kami sampaikan terimakasih kepada LLDikti VII yang telah menunjuk Unwaha Jombang sebagai tuan rumah kegiatan ini. Ini salah satu bentuk kepercayaan kepada kami. Mohon maaf jika selama kegiatan berlangsung, terdapat sesuatu yang kurang pas. Semoga bapak ibu betah hingga acara ini selesai,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd., mewakili Rektor Unwaha Jombang. Sementara itu, mewakili Kepala LLDikti Wilayah VII, Prof. Dr. Dyah. Sawitri, SE., MM., Kepala Bagian Umum, dr. Ivan Rovian, M.Kp., menyampaikan terimakasihnya kepada Unwaha Jombang atas kolaborasi sinergitas program di lingkungan LLDikti Wilayah VII. Mengawali sambutannya, beliau menyampaikan beberapa poin yang menjadi catatan penting dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut. Seperti dinamisasi proses pengusulan jabatan fungsional yang berkaitan dengan regulasi. “Regulasinya dari waktu-kewaktu dilaksanakan secara berkala berdasarkan atas kondisi lapangan dan juga berdasarkan tatanan nasional,” seru dr. Irvan, dalam sambutannya. Regulasi yang dimaksud beliau seperti penyelarasanan Keputusan Menteri Nomor 209/P/2024 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Layanan Pembinaan dan Pengembangan Profesi Karir Dosen, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Lebih lanjut beliau mengungkapkan, LLDikti merupakan Kawahchondrodimuko dalam menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yeng memiliki berbagai kompetensi sebagai jawaban tantangan global maupun nasional di masa yang akan datang. “Hasilnya yaitu SDM yang tangguh, sehingga bisa ikut berkompetisi di tingkat global dan bisa menjawab tantangan global menuju Indonesia emas tahun 2045,” pesan beliau. Pada sosialisasi tersebut terdapat beberapa materi yang disampaikan, di antaranya  tentang Penjelasan Penyamaan Persepi Kenaikan Jabatan Akademik Dosen 2024 oleh Ketua Tim Pokja SDPT, Mayastuti. SE., MSM. Selanjutnya materi Teknis Tahapan Usulan Jabatan Akademik di SISTER, yang disampaikan oleh Penelaah Teknis Kebijakan, Ony Ichasndrya, ST., MT., dan Kepala Urusan Kepangkatan Bidang II UNiversitas LLDikti Wilayah VII. Di penghujung acara, para peserta juga berkesempatan melakukan diskusi interaktif dengan pemateri. Dokumentasi Kegiatan Red: Ibrahim Editor: Ragil Septian

Peluang dan Tantangan Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia

Jombang – Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat baik. Hal ini tercermin dari laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report tahun 2023 yang mengungkapkan bahwa Indonesia menduduki peringkat tiga pada the Global Islamic Economy Indicator (GIEI). Penilaian tersebut tentu berdasarkan dari berbagai indikator dalam ekosistem perekonomian syariah di Indonesia. Seperti produktivitas makanan-minimunan dan pariwisata halal, perbankan syariah, dan sektor riil. Menyikapi hal ini, Dosen Pascasarjana Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Dr. H. Agus Supriyogi, ST., SE. Sy., M.Si. memberikan pandangannya terkait peluang dan tantangan ekonomi syariah. Peluang Ekonomi Syariah di Indonesia Beliau menuturkan, potensi perekonomian syariah di Indonesia sangatlah besar. Mengingat Indonesia sendiri merupakan negara yang mayoritas penduduknya pemeluk agama Islam. “Peluangnya sangatlah besar, kemudian yang akan digarap itu sangatlah luas karena ekonomi kita ini berbasis ekonomi mikro atau sektor riil. Justru sektor riil ini lah yang menguatkan perekonomian Indonesia,” kata beliau. Bukan tanpa alasan, dikarenakan sektor riil dapat menjangkau kepada seluruh lapisan masyarakat. Namun sektor tersebut belum sepenuhnya ditingkatkan secara maksimal. “Berbeda dengan negara-negara lainnya, mungkin mereka memiliki fokus dengan sektor keuangannya saja. Padahal itu bukan pondasi utama dalam meningkatkan perekonomian, justru kekuatan perekonomian negara ditopang oleh sektor riil,” imbuh beliau. Penguatan di sektor riil menjadi kunci dalam meningkatkan pertumbahan perekonomian berbasis syariah di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat didukung oleh pemerintah dalam menunjang hal tersebut seperti layanan sertifikasi halal bagi produk yang dimiliki oleh Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Di mana hal tersebut merupakan upaya dalam penguatan ekosistem Jaminan Produk Halal (JPH) yang menjadi salah satu unsur penting dalam ekonomi syariah. “Sehingga masyarakat kecil semuanya akan berkarya, menghasilkan inovasi kreativitas dalam menghasilkan produk-produk lokal. Kalau produk lokal tumbuh otomatis ekonomi juga tumbuh. Pertumbuhan ini tentu juga akan berdampak pada penurunan tingkat pengangguaran, bahkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru,” terang Dosen Pascasarjana itu. Tantangan Ekonomi Syariah di Indonesia Selain peluang, perkembangan ekonomi syariah di Indonesia bukan tanpa tantangan. Bapak Agus, sapaan akrabnya juga memberikan pandangan mengenai tantangan perekonomian syariah. “Kalau secara praktik, kita ambil contohnya di lembaga keuangan syariah. Mereka kan berfokus pada produk-produk keuangan berbasis syariah, namun itu belum masif diketahui oleh masyarakat,” terang alumnus Unair Surabaya tersebut. Keterjangkauan informasi mengenai produk-produk syariah merupakan suatu tantangan tersendiri bagi perkembangan ekonomi syariah. “Sehingga ketika suatu lembaga keuangan syariah ini menawarkan produk harus dengan skema yang mudah dan tidak memberatkan. Jangan sampai nanti malah lebih sulit (dijangkau, red) dibandingkan dengan lembaga keuangan konvensional, sehingga kemudian masyarakat tidak tertarik akhirnya akan stagnan dan tidak tumbuh,” tutur Dosen Pascasarjana tersebut. Tantangan selanjutnya adalah menjaga kepercayaan atau legitimasi bagi para pemangku kepentingan. Di mana hal tersebut suatu modal bagi lembaga keuangan syariah untuk keberlanjutan di masa yang akan datang. “Sama seperti beberapa waktu yang lalu terjadi antara BSI (Bank Syariah Indonesia) dan nasabahnya itu. Seharusnya BSI harus memberikan prioritas kepada merak, dikarenakan aset-asetnya sangat lah besar, padahal itu bisa menjadi suatu penggerak perekonomian di level bawah yang terkadang kurang dicermati,” kata beliau. “Bahwa apa yang membuat mereka kecewa sehingga menarik asetnya, itu yang menjadi kekurangan dari BSI sendiri. Sehingga hal ini menjadi evaluasi nantinya bagi lembaga-lembaga keuangan syariah, khususnya BSI,” pungkasnya. Dengan potensi dan tantangan tersebut, beliau berharap agar ekonomi syariah di Indonesia tetap terus tumbuh dan diminati oleh masyarakat. Baik di sektor keuangan, maupun sektor riil. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Pengumuman Pelaksanaan KKN-PPM DESTANA 2024

Berikut pemberitahuan kepada seluruh mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang semester VI (enam) terkait pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Tahun Akademik 2024/2025. [pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/PENGUMUMAN-KKN-PPM-DESTANA-2024-new.pdf” attachment_id=”4776″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true] Unduh Pengumuman. 

Seminar Pendidikan: Cetak Guru Profesional dalam Menyongsong Masa Depan Gemilang

Jombang – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, menggelar Seminar Pendidikan, di Aula Gedung F, Kamis (11/7/2024). Seminar Pendidikan ini mengusung tema “Mencetak Guru Profesional dalam Menyongsong Masa Depan Gemilang”. Seminar ini dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terkait kebutuhan tenaga kependidikan yang tidak akan habisnya. Selain itu, perubahan sistem pendidikan di era saat ini bergerak begitu pesat. “Yang namanya pendidikan itu akan selalu dibutuhkan dan menuntut untuk tersedianya tenaga kependidikan. Saya yakin, orientasi pendidikan kedepannya akan selalu terjadi perubahan,” seru Gus Wafi, sapaan akrabnya. Beliau juga mengungkapkan, kegiatan seminar pendidikan ini sangatlah penting untuk memenuhi kebutuhan semacam itu. Hal ini tentu berkaitan dengan upgrading pengetahuan para calon pendidik. “Apalagi saat ini, pendidikan sangat bersinggungan dengan teknologi. Seperti kecerdasan buatan atau AI (Artifical Intellegent, red), sehingga para calon pendidik perlu untuk menguasainya,” pesan beliau. Di kesempatan yang sama, Ketua Prodi PAI, Dr. Didin Sirojudin, M.Pd.I., berharap, kegiatan seminar yang diadakan oleh HMP PAI ini dapat memberikan manfaat kepada para peserta. “Apa yang menjadi tujuan dari kegiatan ini semoga bisa tercapai. Silahkan kepada para peserta untuk aktif berinteraksi dengan pemateri seminar, gali informasi sebanyak-banyaknya dari beliau-beliau ini,” kata Kaprodi PAI tersebut. Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) PAI, Rizki Triputra mengatakan, kegiatan ini menjadi bekal bagi seluruh pesarta khususnya mahasiswa PAI untuk menjadi pendidik profesional. “Kemudian, apa yang kita dapatkan di hari ini bisa diimplementasikan di lingkungan masyarakat,” harapnya. Pada pembukaan Seminar Pendidikan ini, Prodi PAI Unwaha Jombang juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Prodi PAI Unhasy. Ditandatangani oleh masing-masing Kaprodi dan disaksikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. Adapun pembicara dalam seminar ini adalah Kaprodi PAI Unhasy, Bpk. Dr. M. Khoirul Umam, M.Pd. I., Direktur Pascasarjana Unwaha, Dr. Saihul Atho Alaul Huda., M. Pd. I., dan Trainer Power Point dan AI, Zakiyatus Sarifah, M. Kom. Dokumentasi Seminar Pendidikan PAI Unwaha Jombang Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Penerimaan Mahasiswa Baru Program Magister S-2 PAI Unwaha Jombang

Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang telah membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Magister S-2 Pendidikan Agama Islam (PAI). Berikut profil Program Magister S-2 PAI, periode pendaftaran, syarat dan rincian biaya kuliah: Profil Program Magister S-2 PAI Visi : Menjadi Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam yang unggul di tingkat nasional pada tahun 2030. Misi : Mengembangkan keilmuan PAI berbasis kitab kuning (Turots). Mengembangkan materi ajar dan bahan ajar PAI yang berbasis teknologi modern. Mengembangkan riset, sains dan teknologi pembelajaran PAI interdisipliner dan multidisipliner. Mengembangkan pengabdian kepada masyarakat berorientasi pada PAI multikultural. Keunikan dan Keunggulan Khazanah akademik dibangun dengan pendekatan religius pesantren berbasis kitab kuning. Pengembangan keilmuan yang menginduk pada pemikiran KH. A. Wahab Hasbullah dan kontemporer. Integrasi keilmuan yang memadukan pengembangan keilmuan agama, sains dan teknologi. Periode Pendaftaran Periode 1 (Semester Ganjil) : Pendaftaran: Bulan Mei – September. Kuliah aktif: Akhir Bulan September. Periode 2 (Semester Genap) : Pendaftaran: Bulan November – Maret. Kuliah aktif: Akhir Bulan Maret. Syarat Pendaftaran Berijazah S-1 dari berbagai jurusan/program studi terakreditasi. Mengisi dan melengkapi formulir pendaftaran via offline/online. Fotocopy legalisir ijazah dan transkrip nilai S-1 (4 lembar). Pas foto berwarna 6×4 (6 lembar). Rincian Biaya Kuliah SPP per-semester Rp 4.500.000,- Matrikulasi Rp 1.000.000,- DPP Rp 1.000.000,- Tata Cara Pendaftaran Online: Kunjungi dan isi formulir pendaftaran di web PMB Unwaha Jombang. Offline: Datang langsung ke front office / lobby Gedung F Unwaha Jombang, di Jl. Garuda No.9 Tambakberas Jombang. Pelayanan buka hari Sabtu-Kamis (pukul 08.00-13.00). Brosur Pendaftaran Magister S-2 PAI Brosur pendaftaran dapat diunduh melalui link ini: Pendaftaran Program Magister S-2 PAI Unwaha Jombang. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor berikut: 0851 63636325 Red: Ibrahim Editor: Ragil Septian

Survei Tingkat Kepuasan Civitas Akademika Unwaha Jombang 2024

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan di lingkungan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Pusat Jaminan Mutu (PJM) mengadakan survei tingkat kepuasan bagi Mahasiswa, Dosen, dan Tenaga Kependidikan terhadap pelayanan Unwaha Jombang Tahun Akademik 2023/2024. Oleh karena itu diperlukan peranan aktif para Mahasiswa, Dosen, dan Tenaga Kependidikan dalam memberikan penilaian yang jujur, benar, dan akurat terkait tingkat kepuasan pelayanan di Unwaha Jombang. Hasil survei ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan bahan pertimbangan dalam evaluasi dan peningkatan pelayanan di Unwaha Jombang. Berikut link untuk mengisi survei tingkat kepuasan: Link Survei Kepuasan Mahasiswa. Link Survei Kepuasan Dosen. Survei Kepuasan Tenaga Kependidikan Adapun batasan pengisian survei di atas yaitu hingga 21 Juli 2024.

Jalin Silaturahmi, HMP PBA Unwaha Gelar Studi Banding dengan HMD Sastra Arab UM

Malang – Guna menjalin hubungan baik antar organisasi, Pengurus Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (HMP PBA) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar studi banding. Studi banding dilakukan bersama Pengurus Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Sastra Arab Universitas Negeri Malang (UM), di Aula Gdung D16 Fakultas Sastra, Rabu (26/6/2024). Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 80 peserta ini, mengusung tema “Simposium Organisasi: Formulasi Strategi Pengembangan Himpunan yang Inklusif dalam Segala Bidang”. Dengan tema tersebut, diharapkan kepada setiap individu di masing-masing organisasi memiliki kesempatan yang sama untuk berproses dan berkontribusi pada organisasi. HMP PBA Unwaha Disambut Hangat Ucapan selamat datang dan sambutan hangat kepada rombongan Studi Banding HMP PBA Unwaha Jombang disampaikan oleh Ketua Departemen Sastra Arab UM, Dr. Mohammad Ahsanuddin, S.Pd., M.Pd., pada sesi pembukaan. Dilanjut dengan sambutan oleh Kaprodi PBA, Rina Dian Rahmawati, M.Pd.I. Beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada Departemen Sastra Arab UM yang menyambut dengan baik studi banding HMP PBA tersebut. “Studi banding ini juga sebagai salah satu wujud dari implementasi MoU (Memorandum of Understanding, red) yang sudah terjalin dengan baik antara Unwaha Jombang dan UM,” ucap beliau. Kaprodi PBA tersebut juga berharap, dalam kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menambah pengetahuan bagi seluruh pengurus HMP PBA Unwaha Jombang. “Selain bertukar informasi mengenai program kerja, semoga dengan studi banding ini ada inovasi yang dapat bermanfaat untuk kemajuan bagi masing-masing lembaga,” harapnya. Sharing Session Dilanjut dengan sharing session, di mana para pengurus dari masing-masing organisasi saling bertukar gagasan untuk menghasilkan ide-ide inovatif dan solusi praktis yang dapat diimplementasikan. Ketua HMP PBA, Erna Dwi Widiya Ningrum mengatakan, kegiatan ini berorientasi pada simposium organisasi untuk menekankan pentingnya inklusivitas sebagai landasan utama dalam perumusan strategi-strategi yang efektif untuk perkembangan himpunan. “Kita berfokus pada pengembangan kebijakan dan praktik yang adil, menciptakan lingkungan yang kondusif serta memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil mencerminkan semangat inklusivitas sebagai elemen kunci dalam pengembangan himpunan. Tentunya hal tersebut dilakukan dengan taktik atau penerapan strategi yang menyeluruh dan terintegrasi di semua bidang yang ada di himpunan,” katanya. Di akhir pemaparannya, ia juga berharap, melalui kegitan ini pihaknya dapat memperoleh wawasan baru terkait berbagai aspek manajamen dan dinamika organisasi. Baik dari sisi pengembangan SDM, pengelolaan administrasi, serta strategi komunikasi dan publikasi. “Dengan terselenggaranya kegiatan studi banding ini, para pengurus HMP PBA Unwaha juga berharap mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di Unwaha Jombang,” imbuhnya. Dokumentasi Studi Banding Red: Faiqotul Millah Editor: Ibrahim

Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah, Unwaha Siap Sambut Gelaran Sosialisasi Pembinaan oleh LLDIKTI Wilayah VII

Jombang –  Sosialisasi Pembinaan dan Pengembangan Profesi Karir Dosen di Lingkungan LLDIKTI Wilayah VII Tahun 2024 akan segera berlangsung. Gelaran ini akan terselenggara di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang sebagai tuan rumah. Puluhan lembaga pendidikan tinggi yang terdaftar sebagai peserta Angkatan IX akan hadir, Senin (22/7/2024) mendatang. Terpilihnya Unwaha Jombang sebagai tuan rumah bagi Angkatan IX tentu menjadi kebanggan tersendiri. Hal ini dikaranakan kegiatan sosialisasi tersebut merupakan perhelatan yang mempertemukan antar lembaga perguruan tinggi di bawah LLDIKTI Wilayah VII. “Alhamdulillah, Unwaha Jombang kembali diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah pada agenda yang dilangsungkan oleh LLDIKTI VII. Kegiatan ini merupakan forum besar dan menjadi ajang silaturahmi bagi para pimpinan lembaga pendidikan tinggi di Jawa Timur,” kata Kepala Bagian Kepegawaian, M. Aliyul Wafa, M.Pd. Disinggung mengenai kesiapan kegiatan tersebut, Wafa sapaan akrabnya mengaku telah mempersiapkan secara bertahap. Baik secara teknis, seperti lokasi, akomodasi, set-acara, dan fasilitas bagi para peserta. “Saat ini kita sangat mempersiapkan segenap kebutuhan acara. Baik kebutuhan bagi para peserta dan lain sebagainya, tentu dipersiapkan semaksimal mungkin,” imbuhnya. Ia juga berharap, dengan diselenggarakan kegiatan ini apa yang menjadi tujuan dari kegiatan dapat terpenuhi. Seperti yang diketahui, sosialisasi ini bermanfaat bagi pengembangan karir seorang dosen. “Semoga dengan acara ini, karir seluruh dosen baik di Unwaha Jombang sendiri maupun lembaga lainnya menjadi semakin bagus,” harapnya. Sebagai informasi, lembaga pendidikan tinggi yang terdaftar sebagai peserta angkatan IX yaitu sebanyak 26 peserta. Di antaranya adalah lembaga pendidikan di Kabupaten Jombang dan sekitarnya, seperti Kediri dan Trenggalek. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil