Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Author: Humas Unwaha

Refleksi Hari Pendidikan Nasional 2024: Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar

Jombang – “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”, menjadi tema besar dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2024. Peringatan ini menjadi momen untuk merefleksikan pentingnya pendidikan dalam membangun karakter bangsa. Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, M. Farid Nasrulloh, M.Pd., menyampaikan, momentum peringatan ini bukan hanya berkaitan dengan kegiatan seremonial saja. Tetapi sebagai sarana refleksi terhadap sistem pendidikan di Indonesia, seperti keberlanjutan kurikulum Merdeka Belajar. “Khususnya di lingkungan unit pendidikan Perguruan Tinggi, dengan adanya Merdeka Belajar Kampus Merdeka ini hasilnya terlihat lebih nyata. Seperti yang kita ketahui, bahwa kurikulum ini berbasis outcome,” ujar pria yang akrab disapa Pak Farid tersebut. Beliau melanjutkan, selain kurikulum yang berfokus pada muatan esensial di dalamnya juga terdapat pendidikan karakter. Pendidikan karakter ini meliputi pengembangan potensi spiritual dan emosional. “Kurikulum ini lebih fleksibel untuk diterapkan oleh setiap unit pendidikan baik di tingkat dasar hingga tinggi. Semuanya berbasis kebutuhan dan kondisi terkini,” imbuhnya. Merdeka Belajar – Kampus Merdeka di Unwaha Jombang Beliau mengaku, jika Unwaha Jombang khusunya FIP sendiri sudah menerapkan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Para lulusan dari fakultas ini juga dinilai mampu mengamalkan ilmunya serta kompeten di berbagai bidang. “Itu (kurikulum, red) menjadikan mahasiswa semakin kreatif, di FIP Unwaha yang setiap tahunnya ada yang lulus dengan mengikuti kegiatan Kampus Merdeka. Itu merupakan bagian dari percepatan atau peningkatan mutu dari pendidikan di Indonesia, khusunya di Perguruan Tinggi,” kata Bapak Farid. Kendati demikian, sistem pendidikan dengan segala kebijakannya bukan tanpa kelemahan. Dekan FIP ini juga menyampaikan keresahannya terhadap dunia pendidikan saat ini. Terutama kemerataan infrastruktur, kesempatan belajar, dan kesejahteraan para guru di daerah-daerah yang dapat dikatakan masih kurang layak. “Ketidak merataan ini bisa dari segi fasilitas dan infrastruktur pendukung. Mungkin solusi yang diberikan oleh negera yaitu menghadirkan beasiswa bagi mereka yang kurang mampu. Tapi ini apakah sudah tepat sasaran?,” terangnya. Terakhir, beliau berharap melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional dapat menjadi evaluasi sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan yang ada. Sehingga cita-cita besar dalam dunia pendidikan yaitu “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa” dapat terpenuhi. “Harapan saya kedepan, pendidikan di Indonesia ini lebih maju lagi, semakin memerdekakan. Juga semakin fleksibel lagi untuk kurikulum yang dijalankan,” pungkasnya. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Kuliah di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Unwaha Jombang: Tentang, Mata Kuliah, Profil Lulusan

Jombang – Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) adalah salah satu program studi yang berada di bawah naungan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang. Prodi ini didirikan pada tahun 2001 berdasarkan SK Mendiknas RI No: 42/D/0/2001, untuk dapat mendukung pelaksanaan pendidikan tinggi di STAI-BU sekarang Unwaha Jombang. Ketua Program Studi PBA, Rina Dian Rahmawati, M.Pd.I., mengatakan, Prodi PBA hadir untuk memberikan solusi atas permasalahan pembelajaran bahasa Arab. Ini bertujuan untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berwawasan global dan berkarakter islami. “Tujuan Prodi PBA yaitu untuk menghasilkan tenaga pendidik yang profesional, berkarakter islami. dan mempunyai kompetensi dalam bidang Bahasa Arab. Selain itu, mereka diharapkan mampu berkembang secara profesional di bidang riset keilmuan bahasa Arab,” tutur Kaprodi PBA tersebut. Mata Kuliah Perempuan yang akrab disapa Rina ini mengungkapkan beberapa mata kuliah yang menjadi bahan ajar berdasarkan kurikulum Prodi PBA Unwaha Jombang. Berikut beberapa mata kuliah tersebut: Teori Belajar dan Pembelajaran; mahasiswa diharapkan mampu memahami dan menerapkan konsep belajar dan pembelajaran. Topik bahasannya meliputi, prinsip dan dasar pengembangan kurikulum, pendekatan dan konsep dasar belajar dan pembelajaran. Desain Pembelajaran Bahasa Arab; matakuliah ini menguatkan pemahaman dan keterampilan mahsiswa dalam pembelajaran bahasa arab. Teknologi Pembelajaran Bahasa Arab; mahasiswa diharapkan mampu menguasai teori dan praktik tentang desain, pengembangan, pemanfaatan, dan penilaian proses dan sumber-sumber untuk belajar. Ilmu Lughah; topik bahasan dalam mata kuliah ini meliputi pengertian, karakter dan fungsi bahasa, aliran-aliran linguistik arab dan umum. Profil Lulusan Kaprodi PBA kepada tim Humas menyampaikan beberapa keterampilan khusus yang akan didapat oleh para lulusan Prodi PBA. Yaitu, lulusan dinilai mampu berbahasa arab (secara lisan dan tulis) sampai ke tingkat lanjut. “Baik reseptif maupun produktif dalam bentuk komunikasi seperti presentasi satu dan multi arah melalui pembelajaran berbasis tugas, proyek, dan simulasi. Juga mampu memahami referensi ilmiah, kesastraan, kependidikan, dan produktif dalam menulis karya ilmiah,” imbuhnya. Pengembangan Karir Berdasarkan profil yang dijelaskan oleh Kaprodi PBA tersebut, maka para lulusan dapat mengembangkan karirnya ke berbagai jenis keprofesian, seperti berikut: Pendidik/Praktisi Pendidikan; Sarjana PBA yang memiliki kompetensi baik secara teoritis dan praktis dalam mendesain, mengimplementasikan, mengorganisasikan, dan mengevaluasi pembelajaran Bahasa Arab. Pengembang Bahan/Media Ajar; Sarjana PBA yang memiliki kompetensi dalam pengembangan bahan ajar dan media pembelajaran Bahasa Arab baik secara teoritis maupun praktis. Penerjemah Bahasa Arab; Sarjana PBA yang memiliki kompetensi dalam menerjemahkan teks-teks maupun kata berbahasa Arab ke dalam Bahasa Indonesia dan sebaliknya. Bagimana, tertarik kuliah di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Unwaha Jombang?. Buruan, segera daftarkan diri anda dan menjadi bagian dari salah satu Kampus NU terbaik. Informasi selengkapnya untuk pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui tautan ini. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

FAI Unwaha Jombang Raih Penghargaan Jumlah Dosen Terbanyak dalam Jabatan Fungsional Lektor-Guru Besar di Kopertais IV Award 2024

Surabaya – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang kembali meraih prestasi gemilang dengan memperoleh anugerah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dengan predikat “Dosen Terbanyak dalam Jabatan Fungsional Lektor-Guru Besar”. Penghargaan ini diberikan pada agenda Kopertais IV Award 2024, di Hotel Santika Surabaya, Sabtu (27/4/20240) lalu. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas sistem tata kelola yang dimiliki oleh FAI Unwaha Jombang di bidang Sumber Daya Manusia. Sebagaimana yang diketahui, tahun ini FAI Unwaha Jombang meraih peringkat pertama terbaik dari total PTKIS sebanyak 187 di bawah naungan Kopertais Wilayah IV Surabaya. Dekan FAI, Drs. Waslah, M.Pd.I mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian prestisius tersebut. Beliau juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas manajemen tata kelola yang ada di FAI Unwaha Jombang. “Semoga capaian ini bisa menjadi semangat kepada kita semua, khususnya dosen di FAI. Agar tidak berpuas diri untuk menjadi yang lebih baik dari sebelumnya. Kami juga berharap agar para dosen bisa meningkatkan jabatan fungsionalnya ke yang lebih tinggi lagi,” ucap Dekan FAI tersebut. Waslah juga mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak terkait, khususnya kepada Ketua Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya, Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil, Ph.D. yang selalu memberi arahan dalam tata kelola PTKIS. Dengan penghargaan ini, tentu menjadi semangat bagi FAI Unwaha Jombang agar terus meningkatkan mutu dan sistem tata kelola kedepannya. Di kesempatan yang sama, Sekretaris Kopertais, Dr. H. Hasan Ubaidillah, MHI. berpesan agar PTKIS terus berlomba-lomba untuk meningkatkan semangat dan lebih baik lagi. “Saya berharap Kopertais IV Award dapat memberikan suntikan moral bagi pengelola PTKIS untuk terus memperbaiki pengelolahan Perguruan Tinggi. Baik itu kelembagaan, ketenagaan dan kemahasiswaan,” pesan Hasan. Hadir dalam kegiatan ini, Direktoral Jenderak Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) RI dan pimpinan lembaga perguruan tinggi sebanyak 187  di bawah naungan Kopertais Wilayah IV Surabaya. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Mengenal Lebih Dekat dengan Program Studi Rekayasa Pertanian dan Biosistem Unwaha Jombang

Jombang – Porgram Studi Rekayasa Pertanian dan Biosistem Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang merupakan salah satu Program studi yang berada di bawah naungan Fakultas Pertanian. Ketua Program Studi Rekayasa Pertanian dan Biosistem, Canggih Nailil Maghfiroh, M.P. mengatakan, Program Studi ini dibangun dengan landasan sains hayati dan mengkombinasikan ilmu pertanian dengan prinsip rekayasa biosistem. “Di dalamnya mempelajari interdisiplin ilmu pertanian dan teknologi yang bertujuan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia unggul di bidang tersebut. Lulusan diharapkan menjadi problem solver atas segala permasalahan yang dihadapi di sektor pertanian untuk menghasilkan sistem pertanian yang berkelanjutan,” kata Canggih. Tujuan Program Studi Rekayasa Pertanian dan Biosistem. Dalam proses penyelenggaraan pendidikan, Program Studi ini memiliki beberapa tujuan. Pengembangan yang dilakukan diharapkan mampu melayani kebutuhan di bidang energi pertanian, sumber daya alam (tanah, air, dan ekosistem). “Selain itu, mahasiswa mampu terlibat dalam pengembangan pembelajaran dan keprofesian di bidang pertanian. Di mana mereka mampu menerapkan prinsip-prinsip rekayasa yang fundamental meliputi ilmu-ilmu sains, seperti matematika, fisika, dan biologi,” lanjut Ketua Prodi Rekayasa Pertanian dan Biosistem ini. Bidang Kajian Mungkin beberapa calon mahasiswa atau kalian masih asing dengan program studi atau jurusan yang satu ini. Canggih Nailil Maghfiroh, M.P menyebutkan, terdapat beberapa mata kuliah yang menjadi bidang kajian selam proses perkuliahan di Program Studi Rekayasa Pertanian dan Biosistem. “Sebagai bekal untuk masuk di Prodi (Program Studi) ini, mungkin adik-adik calon mahasiswa perlu mereview kembali mata pelajaran di SMA sederajat, seperti matematika, fisika, dan biologi. Namun yang terpenting adalah kalian memiliki minat di bidang pertanian dan teknologi,” pesan wanita yang akrab disapa Canggih ini. Kepada tim Humas, Canggih membeberkan beberapa mata kuliah yang akan diajarkan di Program Studi Rekayasa Pertanian dan Biosistem. Berdesarkan jenisnya, yaitu sebagai berikut: Wajib Prodi; Kimia Dasar, Fisika Dasar, Dasar Biosistem, Matematika, Ilmu Lingkungan, Pengantar Rekayasa dan Desain 1 & 2, Genetika Pertanian, dan lain sebagainya. Wajib Fakultas; Pengantar Ilmu Pertanian, Statistika, Metode Ilmiah, Etika Profesi. Wasjib Universitas; Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kewarganegaraan, Aswaja, Filsiafat Ilmu, Kewirausahaan. Profil Lulusan Program Studi Rekayasa Pertanian dan Biosistem. Lulusan Program Studi Rekayasa Pertanian dan Biosistem Unwaha Jombang dinilai mampu dalam pengembangan keprofesiaan di bidang pertanian. Adapun profil lulusan Program Studi Rekayasa Pertanian dan Biosistem seperti berikut: Peneliti, lulusan mampu melakukan riset yang mencakup identifikasi, formulasi, dan analisis masalah rekayasa di bidang pemanfaatan teknologi dalam sistem pertanian. Pelaku bisnis di bidang rekayasa pertanian, dapat mengembangkan produk-produk pertanian serta memperoleh manfaat yang berkelanjutan. Konsultan, mampu merumuskan alternatif solusi untuk menyelesaikan masalah rekayasa kompleks di bidang pemanfaatan rekayasa dan teknologi di bidang pertanian. Prospek Karir Program Studi Rekayasa Pertanian dan Biosistem. Prospek karir lulusan di bidang pertanian memiliki peluang yang sangat luas. Mengingat Indonesia merupakan negara agraris serta memiliki sektor pertanian yang sangat besar. Ini menjadi satu set peluang yang dimiliki oleh para lulusan untuk mengembangkan karir. Berikut lokus pekerjaan yang secara khusus dapat menampung para lulusan: Instansi Pemerintah (Departemen atau Dinas yang membidangi pertanian dan lingkungan). Industri Pertanian. Wiraswasta yang bergerak di bidang layanan dan penyedia produk pertanian. Lembaga Penelitian. Lembaga Pendidikan. Lembaga Swadaya Masyarakat (Yang memiliki konsentrasi di bidang pertanian dan lingkungan). Bagimana? tertarik kuliah di program studi Rekayasa Pertanian dan Biosistem Unwaha Jombang?. Buruan, segera daftarkan diri anda dan menjadi bagian dari salah satu Kampus NU terbaik. Informasi selengkapnya untuk pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui tautan ini. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Kuliah di Program Studi Pendidikan Fisika Unwaha Jombang: Tentang, Mata Kuliah, dan Profil Lulusan

Jombang – Memiliki kesempatan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi merupakan impian bagi semua orang untuk menggapai cita-cita. Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang merupakan salah satu penyelenggara pendidikan tinggi yang memiliki banyak pilihan program studi, salah satunya adalah Pendidikan Fisika. Jika kalian memiliki minat dan ketertarikan besar di dalam dunia pendidikan dan fisika, program studi ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Hal ini disampaikan oleh Ketua Program Studi Pendidikan Fisika, Suci Prihatiningtyas, M.Pd. Beliau menjelaskan, dalam program studi ini mahasiswa akan diberikan sistem pembelajaran yang ditekankan pada perpaduan ilmu fisika dan ilmu pendidikan. Berdasarkan hal ini, maka terdapat dua keterampilan yang akan diperoleh oleh mahasiswa program studi Pendidikan Fisika. “Pertama adalah keterampilan umum, salah satunya yaitu mahasiswa mampu melakukan penalaran secara logis dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan dengan memperhatikan bidang pendidikan fisika. Kedua adalah keterampilan khusus, mahasiswa mampu melakukan manajemen pembelajaran fisika dengan memanfaatkan sumber belajar terkini,” ungkapnya. Mata Kuliah Program Studi Pendidikan Fisika Jika masih bingung dengan program studi yang satu ini, Suci Prihatiningtyas, M.Pd., menyampaikan beberapa mata kuliah yang akan diajarkan berdasarkan jenis kajian. Kajian Ilmu Fisika; Fisika Dasar I , II, & III, Kalkulus I & II, Kimia Dasar, Biologi Dasar, Fisika Matematika I & II, Gelombang & Optik, dan lain sebagainya. Kajian Ilmu Pendidikan; Pengantar Ilmu Pendidikan, Belajar dan Pembelajaran, Strategi Belajar Mengajar, Profesi Pendidikan. Pembelajaran Fisika; Fisika Sekolah I & II, Pengembangan Media Pembelajaran, Perencanaan Desain pembelajaran, Keterampilan Dasar Mengajar. Hal yang Perlu Dipersiapkan saat Kuliah di Program Studi Pendidikan Fisika.  Sebelum memilih jurusan ini, kalian harus memastikan terlebih dulu jika kalian memiliki minat dan ketertarikan besar di bidang Sains. Pasalnya, keilmuan dan keahlian yang diselenggarakan selama proses perkuliahan berkaitan dengan bidang serumpun (Sains) meliputi, Kimia, Biologi, dan Aplikasi IPTEKS (TIK dan Media). Profil Lulusan dan Prospek Karir Sarjana Pendidikan Fisika. Ketua Program Studi Pendidikan Fisika, Suci Prihatiningtyas, M.Pd. menjelaskan bahwa secara luas para lulusan bisa berkecimpung  di dunia pendidikan dan ahli fisika. Pendidik Fisika; lulusan dinilai mampu mengkaji dan menerapkan metode pembelajaran inovatif. Mampu membimbing siswa dengan memberikan pijakan, alternatif solusi, dan feedback untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Pengembang Bahan Ajar Fisika; mampu mengambil keputusan strategis terhadap masalah mutu, relevansi dan akses di bidang pendidikan dalam penyelenggaraan kelas, laboratorium fisika dan lembaga pendidikan yang menjadi tanggung jawabnya. Peneliti Pendidikan Fisika; lulusan mampu melakukan penelitian pendidikan fisika dalam bentuk pengkajian dan evaluasi pembelajaran fisika dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memecahkan permasalahan pembelajaran fisika dan dilaporkan dalam bentuk artikel ilmiah. Sebagai informasi tambahan, program studi Pendidikan Fisika di Unwaha Jombang telah terakreditasi “Baik Sekali” berdasarkan SK yang diterbitkan Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) No. 205/SK/LAMDIK/Ak/S/III/2024. Bagimana? tertarik kuliah di program studi Pendidikan Fisika Unwaha Jombang?. Buruan, segera daftarkan diri anda dan menjadi bagian dari salah satu Kampus NU terbaik. Informasi selengkapnya untuk pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui tautan ini. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Inovasi Sabun Organik dari Limbah Pisang Hantarkan Mahasiswa Pendidikan Biologi dan Manajemen Lolos Pendanaan PKM 2024

Jombang – Mahasiswa Pendidikan Biologi dan Manajemen  berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan setelah lolos dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2024. Kelompok yang terdiri dari Indah Nurhidayah selaku ketua, Novi Zahrotul Chasanah, Nudiya Amburika, Rohmad Lukman Hakim, dan Muhammad Jalu Bagas Putra dibimbing langsung oleh dosen, Ospa Pea Yuanita Meishanti, M. Pd. Sebagaimana yang diketahui, PKM merupakan program yang diselenggarakan oleh Dirjen Pendiidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbud Ristek. Program ini bertujuan untuk membentuk pribadi mahasiswa yang tahu dan taat aturan, kreatif, inovatif, dan objektif kooperatif dalam membangun keragaman intelektual. Berdasarkan Surat Keputusan No. 2546/E2/DT.01.00/2024, mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang tersebut berhasil lolos dan meraih pendanaan PKM bidang Kewirausahaan. Adapun judul penelitian kelompok ini adalah “Inovasi Berkelanjutan Limbah Musa Paradisiaca L. untuk Meningkatkan Green Enterpreneurship”. Memanfaatkan Limbah di Sekitar untuk Meningkatkan Green Entrepreneurship Ketua kelompok, Indah Nurhidayah mengungkapkan, penelitiannya tersebut bermula dari permasalahan yang ia temui di lingkungan sekitar. Kulit pisang yang merupakan limbah industri rumahan di lingkungannya menjadi awal ia dan temannya untuk melakukan penelitian ilmiah tersebut. “Jadi sayang kalau tidak dimanfaatkan, kan selama ini banyak produk-produk inovasi yang berbahan utama limbah organik. Seperti halnya kopi, yang sudah banyak dimanfaatkan menjadi produk inovatif, dibuat sabun, masker, dan juga scrub,” kata Indah. Produksi sabun batang organik ini yang berbahan dari limbah pisang merupakan salah satu konsep green entrepreunership yang inovatif. Di mana produk ini tidak hanya berorientasi pada nilai tambah saja, melainkan juga sebagai komitmen untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. “Selama ini kan limbah-limbah organik oleh masyarakat atau industri dengan skala besar dijadikan sebagai pupuk. Jadi kita melihat ini menjadi peluang untuk meningkatkan nilai tambah dari limbah kulit pisang,” lanjut mahsiswi semester enam tersebut. Sementara itu, Anggota Kelompok, Novi Zahrotul Chasanah menuturkan, capaian ini tidak lepas dari suport dan peran dosen pembimbing. Mereka memperoleh bimbingan intens dari dosen sejak awal proses penelitian hingga akhir. “Awal proses setelah kita mendapatkan ide ini, kita langsung konsultasi dan bimbingan ke dosen. Alhamdulillah kami dibimbing dan diarahkan, mulai dari tahap persiapan, mencari referensi berbagai penelitian terdahulu, dan juga praktik pembuatannya,” kata Novi. Berdasarkan pengakuannya, selama proses penelitian, pihaknya tidak menemukan hambatan. Namun tantangan yang mereka hadapi yaitu proses pemasaran produk yang dinilai masih sulit. “Tantangannya mungkin di proses penjualan produk, karena kebanyakan dari masyarakat masih asing dengan produk sabun organik. Dalam segi harga juga kita harus bersaing dengan sabun-sabun batangan yang telah terjual secara luas di masyarakat,” imbuhnya. Kendati demikian, pihaknya akan terus berusaha untuk mengenalakan produk organik serta manfaatnya. Sehingga tujuan penelitian ini dapat dirasakan langsung untuk keberlanjutan lingkungan dan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menciptakan nilai tambah pada limbah-limbah sekitar. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Yuk Ketahui Prodi Agroekoteknologi: Mata Kuliah, Kompetensi Lulusan, hingga Pengembangan Karir

Jombang – Mau kuliah dan masih bingung dalam memilih Program Studi (Prodi) untuk melanjutkan pendidikan?. Tenang, masih banyak kok Prodi atau jurasan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan skill sesuai dengan minat kalian, salah satunya adalah Prodi Agroekoteknologi. Mungkin sebagian dari kita asing dengan prodi satu ini. Namun jangan salah, banyak kampus di Indonesia yang telah membuka Prodi Agroekoteknoligi, salah satunya Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang. Agroekoteknologi merupakan Prodi yang menyelenggarakan pendidikan tentang teknologi pengelolaan lingkungan pertanian yang berkelanjutan. Prodi satu ini merupakan gabungan dari beberapa rumpun keilmuan di Fakultas Pertanian pada umumnya. Seperti Agronomi, Ilmu Tanah, dan juga Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan. Jika kalian memiliki minat di bidang keilmuan tersebut, suka mempelajari perihal botanikal, memiliki inovasi dalam pengelolaan keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan produksi hasil pertanian, maka Prodi Agroekoteknologi merupakan pilihan yang sangat tepat. Hal ini dibenarkan oleh Kaprodi Agroekoteknologi, Mohamad Nasirudin, S.Si., M.Ling. “Sebenarnya tidak ada spesifikasi latar belekang pendidikan calon mahasiswa baru. Dari semua jurusan bisa masuk semua, dengan syarat memiliki komitmen dalam mempelajari dan pengembangan di dunia pertanian,” tutur Kaprodi Agroekoteknologi ini. Kuliah di Agroekoteknologi Unwaha Jombang Nasir sapaan akrabnya mengungkapkan, Prodi Agroekoteknoligi Unwaha Jombang ini memiliki berbagai tujuan. Salah satunya yaitu menghasilkan lulusan yang menguasai dan mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian. “Tentu juga mampu menjadi penggerak dalam pembangunan di sektor pertanian. Harapannya para lulusan mampu mengimplementasikan keilmuannya di tengah masyarakat,” imbuhnya. Para mahasiswa Prodi Agroekoteknologi juga dibentuk untuk dapat menghasilkan publikasi ilmiah berbasis kegiatan penelitian. Kemudian mahasiswa juga diarahkan mengembangkan ilmu dan teknologi pertanian di tengah masyarakat melalui program pengabdian. Mata Kuliah di Prodi Agroekoteknologi Kalau kuliah di Prodi ini akan mempelajari apa saja sih?. Kaprodi Agroekoteknologi kepada tim Humas Unwaha Jombang menjelaskan beberapa mata kuliah yang akan diajarkan berdasarkan jenisnya, seperti berikut ini: Mata Kuliah Universitas: Mahasiswa akan dibekali mata kuliah wajib Universitas. Di mana mata kuliah ini, secara umum terdapat di berbagai Prodi di Unwaha Jombang. Seperti; Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Pancasila, Aswaja, dan Agama Islam. Mata Kuliah Fakultas Pertanian: Adapun mata kuliah wajib fakultas di antaranya; Pengantar Ilmu Pertanian, Statistik, dan Metodologi Ilmiah. Mata Kuliah Prodi: Di sini, kalian akan mempelajari mata kuliah yang secara spesifik berfokus pada Agroekoteknologi. Beberapa di antaranya adalah; Botani, Biokimia Tanaman, Peramalan Hama dan Epidemi Penyakit, Manajemen Agroekosistem, dan masih banyak lainnya. Mata Kuliah Pilihan Prodi: Mahasiswa Agroekoteknologi dapat memilih beberapa mata kuliah. Di antaranya; Manajemen Hama dan Penyakit Terpadu, Analisis Pertumbuhan Tanaman, Pestisida dan Aplikasinya, dan Teknologi Pasca Panen. Kompetensi Lulusan Prodi Agroekoteknologi Lalu nanti selesai kuliah di Prodi ini kalian ngapain dan bisa jadi apa saja sih?. Kaprodi Agroekoteknologi juga menjelaskan beberapa profil lulusan Prodi Agroekoteknologi Unwaha Jombang. Di antaranya adalah menjadi seorang peneliti. “Ini dikarenakan lulusan Agroekoteknologi mampu melakukan riset pertanian berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dan berbasis sumberdaya dan kearifan lokal,” lanjut alumnus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tersebut. Kemudian, kalian bisa menjadi penguasaha dan manajer di bidang pertanian tentunya. Pasalnya, kalian sudah dapat menguasai tentang keilmuan manajemen agroekosistem serta dapat menerapkan pengelolaan sistem pertanian terpadu. “Lulusan kami juga bisa menjadi seorang penyuluh, karena para lulusan dinilai mampu memberikan penyuluhan pertanian berkelanjutan,” pungkas pria yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang Pengelolaan Sumberdaya Lingkungan dan Pembangunan tersebut. Bagimana? tertarik kuliah di Prodi Agroekoteknologi Unwaha Jombang?. Buruan, segera daftarkan diri anda dan menjadi bagian dari salah satu Kampus NU terbaik. Informasi selengkapnya untuk pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui tautan ini. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Refleksi Peringatan Hari Bumi, Begini Pandangan Dosen Unwaha Jombang Tentang Keberlanjutan Lingkungan

Jombang – Hari Bumi selalu diperingati setiap tanggal 22 April, peringatan ini sebagai wujud untuk meningkatkan kesadaran dan perlindungan terhadap lingkungan. Setiap tahunnya peringatan Hari Bumi dirayakan dengan tema yang berbeda, sesuai dengan pokok permasalahan lingkungan terkini dan ancaman bagi Bumi di masa yang akan datang. Dilansir dari laman Earth Day, Hari Bumi 2024 memiliki tema “Planet vs Plastik”. Tema ini menjadi seruan sekaligus kampanye atas produksi dan penggunaan plastik sekali pakai. Selain mengancam kerusakan Bumi, limbah plastik juga dapat mengancam kondisi kesehatan manusia. Menyikapi hal ini, Dosen sekaligus Dekan Fakultas Pertanian, Ambar Susanti, S.P., M.P memberikan pandangannya perihal refleksi peringatan Hari Bumi. Kerakusan Manusia Vs Kerusakan Iklim Kondisi perubahan yang begitu pesat dan perkembangan penduduk kian meningkat berdampak terhadap tingkat penggunaan sumber daya alam. Kondisi ini terlihat di berbagai sektor, tingkat konsumsi manusia semakin tinggi seiring dengan kebutuhan yang kian meningkat. “Perkembangan penduduk juga berpengaruh terhadap kebutuhan masyarakat saat ini, terlebih lagi gaya hidup saat ini yang bermacam-macam jenisnya. Sehingga kita perlu untuk meningkatkan upaya dalam mengelola sumber daya alam,” kata dosen yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan itu. Akibatnya, perilaku masyarakat yang seperti itu dapat berpengaruh terhadap kerusakan iklim. Ambar sapaan akrabnya, menjelaskan jika kerusakan iklim memiliki dampak yang sangat seirus. Pasalnya, Bumi memiliki sistemnya sendiri dan jika di suatu area terdapat kerusakan maka akan berdampak terhadap area lainnya. Ancaman nyata saat ini adalah bencana terjadi di mana-mana akibat kerusakan tersebut. Seperti bencana hidrometeorologi, kebakaran hutan, kekeringan, kelangkaan air dan semacamnya. “Kondisi ini merupakan konsekuensi nyata, karena isu perubahan iklim sudah terprediksi satu dekade sebelumnya, tepatnya sekitar tahun 2010. Prediksinya yaitu dunia akan menghadapi kondisi kenaikan suhu sekitar 4 derajat celcius, kenaikan suhu ini adalah bagian kecil dampak kerusakan iklim. Dampak secara luas yaitu pada kerusakan ekosistem,” tutur Dekan Fakultas Pertanian ini. Menjaga Bumi Mulai Dari Diri Sendiri Ambar juga mengatakan, dalam melestarikan ekosistem di Bumi bukan tanggung jawab satu pihak saja, melainkan merupakan tanggung jawab bersama sebagai manusia. ”Perihal menjaga lingkungan ini perlu peran dari semua stakeholder. Menjaga Bumi tidak hanya tanggung jawab satu dua generasi saja, tapi semuanya. Terutama bagi para generasi muda, yang dimana nantinya mereka akan menghadapi dampak lingkungan yang lebih besar lagi dibandingkan dengan sekarang,” ucapnya. Terakhir, beliau berharap melalui peringatan Hari Bumi ini ada kesadaran bagi masing-masing pribadi untuk sadar terhadap lingkungan. “Untuk menjaga bumi tidak perlu tindakan yang muluk-muluk, bisa dengan hal-hal kecil tadi. Khususnya kegiatan penghijauan kembali juga perlu dilakukan untuk keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Jelang UTS, Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Ziarah ke Makam Muasis NU

Jombang – Menjelang Ujian Tengah Semester (UTS) Genap yang akan dilaksnakan mulai 8 Mei mendatang, para mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi (SI) menggelar ziarah bersama ke makam para muasis Nahdlatul Ulama (NU), Minggu (21/4/2024) kemarin. Kegiatan yang dikoordinir oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Sistem Informasi (HMP SI) ini bertujuan untuk mendapatkan keberkahan keilmuan para ulama. Ziarah makam ini juga sebagai bentuk syukur dan terimakasih kepada para guru dan pendiri NU dalam mewariskan keilmuan dan nilai-nilai spiritualitas. “Ziarah ke makam para muasis bisa menjadi momen untuk merenungkan perlanan hidup, juga bisa memberikan ketenangan, dan motivasi spiritual kepada kami. Selain itu, kami juga memohon do’a restu serta berharap mendapat berkah keilmuan muasis dalam menghadapi ujian dengan lancar dan baik,” kata Ketua HMP SI, A’tini Hidayatika. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi seluruh mahasiswa Prodi Sistem Informasi. “Apalagi masih di momen bulan Syawal, satu dengan yang lainnya saling bermaaf-maafan,” lanjut Ketua HMP SI tersebut. Ziarah dilaksanakan di tiga lokasi yang berbeda, dimulai dari makam KH. A. Wahab Hasbullah (Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas), KH. Bisri Syansuri (Pondok Pesantren Mamba’ul  Maarif Denanyar), dan Makam KH. Hasyim Asyari juga KH. Abdurrahman Wahid (Pondok Pesantren Tebuireng). Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Gelar Halal Bihalal, YPTBU dan Pimpinan Unwaha Jombang Bahas Kemajuan Kampus

Jombang – Keluarga besar Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPPTBU) dan civitas akademika Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar Halal Bihalal Idul Fitri 1445 Hijriah, di Aula Gedung F, Minggu (21/4/2024). Momen ini diharapkan kepada seluruh pihak yang ada di lingkungan Unwaha Jombang agar tetap menjaga silaturahmi dan terus memperkuat sinergi demi kemajuan kampus. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum dan jajaran YPTBU, jajaran Rektorat, pimpinan fakultas dan lembaga, dosen, dan tenaga kependidikan Unwaha Jombang. Di suasana kegembiraan tersebut, semua pihak lebur dalam satu bingkai dalam merayakan silaturahmi. Ketua Umum YPTBU, Ibu Nyai Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, MA. dalam sambutannya mengungkapkan, rasa syukur yang tiada batas sehingga semua pihak dapat berkumpul di agenda Halal Bihalal tersebut. Sehingga momen ini diharapkan menjadi spirit untuk kemajuan Unwaha Jombang kedepannya. “Termasuk dengan pengabdian kita, sehingga harapannya di Halal Bihalal ini bisa meningkatkan semangat bersama-sama. Kedepannya, kita harus maju dengan semangat silaturahmi ini, sehingga kita bisa memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” tutur Ketua Umum YPTBU tersebut. Hal tersebut juga diamini oleh Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Beliau mengatakan, forum Halal Bihalal ini selain sebagai fasilitasi silaturahmi tentu juga bertujuan untuk meningkatkan semangat dalam meraih berbagai prestasi yang lebih gemilang lagi bagi lembaga. “Dengan forum ini semoga kita bisa mengambil hikmah, paling tidak kita bisa menjadi lebih baik dari hari-hari sebelumnya. Di bidang akademik maupun non-akademik kita kedepannya harus lebih baik. Sehingga ini menjadi do’a kita bersama kedepannya bahwa Unwaha ini harus lebih maju lagi,” pesan Rektor Unwaha Jombang tersebut. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.