Skip to main content

Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Author: Humas Unwaha

Undang Praktisi Komunikasi Ternama, ESA Unwaha Sukses Gelar Workshop Public Speaking

Jombang – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (HMP PBI) atau English Student Association (ESA) University of KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang sukses menggelar Workshop Public Speaking, di Aula Gedung F, Minggu (16/6/2024). Kegiatan yang memiliki tema “How to Confident in Public Speaking” ini diikuti oleh mahasiswa dari lintas angkatan dan lembaga pendidikan tinggi yang ada di Jombang. Sekitar 100 peserta lebih dengan antusias mengikuti kegiatan ini. Ketua HMP, Devva Amrita Pramusari mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bagi mahasiswa kususnya Unwaha Jombang mengenai kemampuan berbicara di muka umum dalam dunia profesional. Pihaknya meyakini, dengan kegiatan tersebut dapat menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif  serta mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan public speaking. “Kami berharap, semoga dengan kegiatan ini, kita dapat menambah ataupun meng-improve skills perihal public speaking,” seru Devva dalam sambutannya. Sementara itu, Ketua Pelaksana Workshop, Harbiah Hilda Amalia mengatakan, kegiatan ini bersifat umum dan tidak berfokus pada mahasiswa Unwaha Jombang saja. “Para peserta hadir dari berbagai kalangan dan instansi yang ada di Jombang. Seperti mahasiswa/i Bahasa Inggris dari Unipdu Jombang dan UPJB Jombang,” katanya. Adapun pembicara pada Workshop kali ini adalah Speaking Coach sekaligus Tutor di Kampung Inggris Pare (BEC) yang juga praktisi komunikasi ternama, Mr. Budi Harjo. Para peserta juga berkesempatan untuk langsung mempraktikkan teknik-teknik public speaking yang efektif. ”Selain itu, para peserta juga berkesempatan untuk mengikuti simulasi presentasi yang kemudian mendapat umpan balik konstruktif dari pembicara. Tidak hanya sekedar teori, para peserta dapat langsung merasakan peningkatan kepercayaan diri mereka dalam berbicara di depan umum,” jelas Hilda. Hadir pada kegiatan ini, Ketua Prodi PBI Unwaha Jombang, Ibu Iin Baroroh Ma’arif, S.S., M.Pd., jajaran dosen Prodi PBI Unwaha Jombang dan Ketua BEM FIP juga Ketua BEM Universitas. Red: Ibrahim Editor: Ragil Septian

Iduladha: Soal Ketaatan dan Kemanusiaan

Jombang – Iduladha merupakan momentum yang setiap tahunnya dirayakan oleh seluruh umat muslim di belahan dunia. Berdasarkan ketetapan yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Iduladha tahun 2024 jatuh pada Minggu, (16/6/2024). Perayaan Iduladha juga erat kaitannya dengan penyembelihan hewan ternak yang telah ditentukan dalam ajaran syariat Islam, di mana amalan tersebut juga dikenal sebagai Kurban. Esensi Kurban Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Muhammad Fodhil, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan, mengenai esensi dari Iduladha atau Idul Kurban. “Secara etimologi, kurban itu berasal dari kata arab yaitu qoruba-yaqrubu-qurban yang artinya adalah dekat. Sedangkan menurut terminologi, kurban itu adalah usaha untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melaksanakan apa yang telah diperintahkan,” jelasnya. Ibadah kurban sendiri tidak lepas dari peristiwa historis kenabian Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As. Di mana kisah ketaatan Nabi Ibrahim As. yang diperintahkan untuk menyembelih anaknya yaitu Nabi Ismail As. lah yang menjadi tonggak disyariatkannya ibadah Kurban kepada umat muslim. Bapak Fodhil juga mengatakan, hukum berkurban bagi muslim yaitu sunnah mua’akad atau sunah yang sangat dianjurkan bagi seorang muslim yang memiliki harta lebih. Kemudian terdapat tiga jenis hewan ternak yang bisa dikurbankan. Hewan tersebut adalah sapi, kambing, dan unta. Adapun ketentuan pelaksanaan memotong hewan kurban yaitu pada tanggal 10 Dzulhijjah setelah pelaksanaan salat id hingga terbenamnya matahari pada tanggal 13 Dzulhijjah. “Sunnah mu’akad adalah hukum asal dari berkurban dan dimakruhkan bagi seseorang yang tidak mampu (untuk berkurban). Ini adalah bukti bahwa Allah SWT itu benar-benar menghargai kebutuhan dasar seorang hamba, sehingga tidak perlu memaksakan. Kemudian hukum berkurban bisa wajib, ketika seseorang sudah bernadzar untuk melakukan kurban,” terangnya. Berdasarkan penjelasan atas sejarah dan hukum berkurban bagi umat muslim, beliau juga menjelaskan esensi dari hari raya tersebut. Menurut dosen Prodi PAI Unwaha Jombang ini, pesan yang tersirat dari Idulkurban adalah ketaatan seorang hamba kepada sang penciptanya dan juga menjunjung nilai kemanusian terhadap sesama dengan membunuh sifat-sifat negatif pada diri masing-masing. “Berkurban tentu bertujuan untuk menghilangkan sifat ketamakan atas sesuatu. Ibadah ini memberikan pelajaran bagi kita tentang prinsip hubungan manusia dengan tuhannya (hablum minallah), juga manusia dengan sesama manusia (hablumminannas),” seru Bapak Fodhil kepada tim Humas. Pertanyaan Tentang Kurban Apakah boleh berkurban dengan mekanisme arisan? Tradisi kurban dengan mekanisme arisan tentu banyak kita temui di lingkungan masyarakat. Menanggapi pertanyaan ini, Bapak Fodhil menjelaskan hukum atas praktik tersebut. “Arisan kurban boleh, karena di dalamnya memuat gotong royong untuk mewujudkan hewan kurban. Asalkan praktiknya (arisan) itu sesuai dengan ketentauan, misalnya sapi diperuntukkan kepada tujuh orang peserta dan kambing satu orang (nama yang keluar sebagai pemenang arisan),” jelasnya. Sebagai ilustrasi: Arisan (pengadaan sapi kurban) digelar oleh sejumlah orang dengan beranggotakan 30 orang. Setiap anggota wajib menyetorkan uang arisan sebesar Rp 100 ribu, maka setahun dana arisan terkumpul sebesar Rp 36 juta. Arisan dikocok setiap tahun dengan ketentuan 7 orang pemenang yang berhak berkurban. Apakah menjual kulit hewan kurban diperbolehkan? Saat Iduladha sering sekali kita menjumpai praktik menjual kulit hewan kurban atau bahkan menyerahkannya kepada tukang jagal dengan maksud untuk meringankan biaya operasional. Berdasarkan mzhab Syafi’i, praktik semacam ini tidak diperbolehkan atau dilarang. “Ini yang selalu menjadi pembahasan kita, seperti menjual daging, kulit, tanduk, dan rambut itu sudah dilarang secara hukum. Ini kan sudah dilakukan dari dulu dan mengakar di lingkungan masyarakat, lalu bagaimana solusinya? ada yang namanya metode hilah. Itu silahkan (menjual) dan yang terpenting harus diakadi dulu atau diserahkan kemasyarakat,” terangnya. “Selanjutnya, ketika sudah diterima bisa dikembalikan lagi ke panitia. Statusnya ini sudah sodaqoh, sehingga panitia itu berhak mengelola,” pungkasnya.

Puasa Tarwiyah dan Arafah: Makna, Keutamaan dan Bacaan Niatnya

Jombang – Dalam Islam, salah satu ibadah yang unggul dan utama adalah puasa. Berdasarkan ajaran syariat Islam, adakalanya puasa bersifat wajib dan ada ada pula bersifat sunnah. Termasuk puasa yang dihukumi sunnah, yaitu puasa Tarwiyah dan Arafah di bulan Dzulhijjah. Umat muslim disunahkan berpuasa Tarwiyah yang dilaksanakan pada tanggal 8 dan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum Hari Raya Iduladha. Berdasarkan hasil penetepan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Idul Adha tahun ini jatuh pada Senin, 17 Juni 2024. Hal ini juga sejalan dengan hasil sidang isbat penetepan awal Dzulhijjah oleh pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag). Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Muhammad Fodhil, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan keutamaan berpuasa di bulan Dzulhijjah bagi umat muslim. “Puasa di bulan Dzulhijjah itu sebenarnya diperbolehkan sejak tanggal 1. Tetapi yang paling dianjurkan adalah berpuasa di tanggal 8 dan 9, yaitu puasa Tarwiyah dan Arafah,” katanya. Beliau juga menjelaskan, puasa Tarwiyah disunahkan bagi umat muslim untuk memperingati kisah ketaatan Nabi Ibrahim As dalam menjalankan perintah Allah SWT. Berdasarkan artinya, Tarwiyah memiliki makna merenung atau berpikir. “Kala itu, Nabi Ibrahim bermimpi kalau beliau diperintahkan untuk menyembelihkan anaknya yaitu Nabi Ismail As. Kemudian beliau mengalami masa kebingungan dan merenung mencari kebenaran, dan itulah yang dinamakan Tarwiyah. Sehingga kita disunahkan untuk mengingat atau mengikuti jejak Nabi Ibrahim As,” terangnya. Kemudian puasa Arafah yang dianjurkan bagi umat muslim yang sedang tidak atau belum mampu melaksanakan ibadah haji. Seperti yang diketahui, pada tanggal 9 Dzulhijjah merupakan puncak pelakasanaan haji yaitu wukuf di Arafah. “Puasa ini tidak disunahkan bahkan dimakruhkan bagi mereka yang sedang melaksanakan ibadah haji. Bagi kita yang tidak melaksanakan haji tentu ini sangat disunahkan,” imbuhnya. Bapak Fodhil juga mengatakan tentang keutamaan berpuasa di dua hari sebelum Idul Adha atau Idul Kurban tersebut. Dimana dosa seorang muslim yang berpuasa Tarwiyah dan Arafah dihapuskan dosa-dosanya setahun sebelum dan setahun setelahnya. “Orang yang berpuasa di hari ini maka mendapatkan keistimewaan tersendiri berdasarkan janji-janji Allah SWT. Bahkan ada yang mengatakan dengan berpuasa tersebut dapat menghapus dosa-dosa kita sebelumnya,” jelas Dosen Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) ini. Penjelesan ini didasarkan pada satu hadits Rasullulla SAW, yang artinya, “puasa Arafah bisa menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang,” (HR. Muslim). Adapun pelaksanaan puasa Tarwiyah dan Arafah sama seperti puasa pada umumnya, yaitu dimulai dengan niat saat malam hari hingga terbitnya fajar. Berikut lafal niat puasa Tarwiyah dan Arafah: Niat Puasa Tarwiyah  نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ. Artinya, “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’ala.” Niat Puasa Arafah نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ. Artinya, “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’âlâ.” Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

HMP Ekonomi Syariah Gelar Kajian Program Pendidikan MBKM

Jombang – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ekonomi Syariah menggelar kajian rutin Bincang Santai Bawa Inspirasi (BASA-BASI), Rabu (5/6/2024) lalu secara daring. Kajian kali ini mengangkat tema “Sinergi Generasi Muda Kreatif Melalui Program Pendidikan MBKM”. Ketua HMP Ekonomi Syariah, Mohamad Lutfi Fatkur Rohmat mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Departemen Research and Development (RnD). Tujuan kegiatan ini adalah seluruh mahasiswa diharapkan dapat menjangkau program pendidikan MBKM. “Kita sebagai agent of change tentu harus dapat memanfaatkan berbagai platform pembelajaran, seperti magang, proyek penelitian, kegiatan kewirausahaan, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan turut andil pada program tersebut, kita dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan di era industri 4.0,” kat Lutfi dalam sambutannya. Ia berharap, dengan digelarnya kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi peserta. Terutama memperoleh wawasan, edukasi dari materi yang disampaikan oleh para pemantik. “Saya juga ucapkan terimakasih kepada Departemen RnD yang telah dengan sukses melangsungkan kegiatan kajian kali ini. Semoga dengan kegiatan yang bermanfaat ini dapat meningkatkan pengetahuan bagi kita semua terhadap program-program MBKM,” pungkasnya. Adapun pemateri pada diskusi ini yaitu, Arta Zulian Effendi, MSIB 6 di PT. Edukasi Wakaf Indonesia, Safinatul Khoiriyah, Mahasiswa Program Kampus Mengajar Angkatan 6 2023, dan Putri Annisa O., Wirausahawan Merdeka Batch 2 di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Red: Ibrahim. Editor: Ragil Septian.

Kenali Prodi Pendidikan Matematika Unwaha Jombang

Jombang – Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika merupakan salah satu Prodi yang berada di bawah naungan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang. Prodi Pendidikan Matematika Unwaha Jombang memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas akademik maupun non-akademik di bidang pendidikan matematika dan matematika murni. Ketua Prodi (Kaprodi) Pendidikan Matematika Unwaha Jombang, Wisnu Siwi Satiti, S.Pd., M.Sc. mengatakan, sebagai penyelenggara pendidikan tinggi, Prodi ini memiliki visi utama yaitu mampu menghasilkan tenaga pendidik yang unggul dan berakhlaqul karimah. “Prodi ini didirikan dengan tujuan untuk menghasilkan pendidik matematika yang dapat mengaplikasikan konsep kewirausahaan dalam perancangan dan pengelolaan pembelajaran,” kata Ibu Siwi, sapaan akrabnya. Kuliah di Prodi Pendidikan Matematika Unwaha Jombang Mungkin banyak dari calon mahasiswa yang merasakan jika matematika merupakan pelajaran yang sulit dan membosankan. Namun jangan salah, ilmu yang akan dipelajari di Prodi Pendidikan Matematika Unwaha Jombang ini sangatlah luas. “Terdapat dua hal yang menjadi pembeda dengan Prodi serupa di Perguruan Tinggi lain, khususnya di Kabupaten Jombang. Pertama adalah pengembangan karya ilmiah berbasis Research and Development (R&D) dan pembelajaran berbasis Etnomatematika,” kata Kaprodi tersebut. Terlebih saat ini, perkembangan teknologi memiliki potensi dan dampak yang signifikan terhadap pendidikan matematika. Beberapa di antaranya yaitu penggunaan perangkat lunak pembelajaran matematika dan pemanfaatan kecerdasaran buatan (AI) untuk memberikan umpan balik yang lebih personal kepada peserta didik. “Kalau Etnomatematika yaitu proses pembelajaran yang selalu mengaitkan unsur-unsur budaya dan kedaerahaan dalam memahami konsep dan teori matematika. Kedua hal ini lah yang kita tekankan dalam proses pembelajaran di kampus, sehingga interaksi pembelajaran tidak hanya pembebanan pada tugas saja, melainkan lebih interaktif dan tidak membosankan,” imbuhnya. Mata Kuliah Pendidikan Matematika Memiliki minat sebagai pendidik dan ketertarikan dalam mempelajari ilmu matematika, berkuliah di Prodi ini adalah pilihan yang sangat tepat. Berbeda dengan Prodi atau Jurusan matematika yang berada di Fakultas Eksakta, pembobotan mata kuliah di Prodi ini memiliki dua fokus bidang keilmuan. Yaitu pendidikan dan matematika murni. “Sama halnya dengan prodi pada rumpun ilmu pendidikan lainnya. Di Prodi ini, tentu juga diajarkan tentang teori kependidikan yang mencakup metode pembelajaran matematika dan manajemen pendidikan,” terang Ibu Siwi. Berikut beberapa mata kuliah yang diajarkan di Prodi Pendidikan Matematika Unwaha Jombang: Pengantar Dasar Matematika, Pengantar Ilmu Pendidikan, Kalkulus I, II, dan Lanjutan, Struktur Aljabar I dan II, Perencanaan Desain Pembelajaran, dan Keterampilan Dasar Mengajar. Profil Lulusan Berikut profil lulusan Prodi Pendidikan Matematika Unwaha Jombang, antara lain: Pendidik Matematika: lulusan yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang memadai tentang ilmu matematika, pendidikan, teknologi, dan pembelajaran matematika; memiliki keterampilan dan seni mengajar; memiliki integritas pendidik; dan berakhlaqul karimah. Peneliti Pemula Pendidikan Matematika: lulusan yang membantu melakukan pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyajian data yg dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum. Enterpreneur Pendidikan Matematika: lulusan yang mengaplikasikan konsep kewirausahaan secara inovatif dan kreatif dalam perancangan dan pengelolaan pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajarannya. Berdasarkan profil lulusan tersebut, lulusan S1 Prodi Pendidikan Matematika memiliki prospek karir yang luas. Para lulusan dapat bekerja di berbagai bidang, baik di sektor publik maupun swasta. Akreditasi Prodi Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) No. 604/SK/LAMDIK/Ak/S/VI/2024, Prodi Pendidikan Matematika Unwaha Jombang telah terakreditasi Baik Sekali . Hal ini sebagai bukti bahwa mutu layanan dan pendidikan yang diselenggarakan prodi ini telah sesuai dengan standar lembaga pendidikan tinggi di Indonesia. Kerjasama Prodi. Sebagai informasi, Prodi Pendidikan Matematika Unwaha Jombang telah menjalin beberapa kerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia maupun luar negeri. Kerjasama tersebut di antaranya dengan Melaka International of Science and Technology (Malaysia) dan International College of Rajamangala University of Technology Krungthep (Thailand). Di dalam negeri sendiri, Prodi Pendidikan Matematika Unwaha Jombang juga bekerjasama dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Bagimana, tertarik kuliah di Program Studi Pendidikan Matematika Unwaha Jombang?. Buruan, segera daftarkan diri anda dan menjadi bagian dari salah satu Kampus NU terbaik. Informasi selengkapnya untuk pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui tautan ini. Red: Ibrahim. Editor: Ragil Septian.

Unwaha Jombang Gelar Pelatihan Penyusunan Administrasi Sertifikasi Dosen

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar pelatihan penyusunan administrasi sertifikasi dosen, di Ruang Rapat Gedung F, Rabu (5/6/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan standar profesionalisme dosen di Unwaha Jombang. Kepala Biro Administrasi Umum (BAU), H. Abdul Wahab, S.E., MM. mengatakan, sertifikasi dosen merupakan proses yang sangat penting dalam menjamin kualitas pengajaran, penelitian dan pengabdian ke masyarakat. “Dengan dipenuhinya tahapan sertifikasi, kampus dapat memastikan bahwa dosen-dosennya memiliki kompetensi yang diperlukan untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam dunia pendidikan tinggi,” kata pria yang akrab disapa Gus Wahab ini, dalam sambutannya. Kegiatan pelatihan diikuti oleh sebanyak 26 dosen yang telah masuk nominasi sertifikasi di lingkungan Unwaha Jombang. Para peserta diberikan pemahaman mendalam tentang proses-proses yang terlibat dalam penyusunan dokumen administratif yang diperlukan untuk sertifikasi dosen. “Salah satu aspek penting yang dibahas dalam pelatihan ini adalah pemahaman tentang standar-standar yang harus dipenuhi oleh dosen dalam mengajukan sertifikasi,” imbuh beliau. Sementara itu, Kepala Bagian Kepegawaian, M. Aliyul Wafa, M.Pd. mengatakan, sertifikasi dosen ini bukan hanya sekedar formalitas saja. Melainkan juga merupakan cerminan dari dedikasi dan komitmen terhadap profesi seorang dosen. “Melalui upaya ini, diharapkan Unwaha Jombang dapat terus berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, serta memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan dan diakui baik di tingkat nasional maupun internasional,” harapnya. Bertindak sebagai mentor dalam pelatihan sertifikasi dosen kali ini yaitu Bapak Agus Sifaunajah, M.Kom. dan Bapak M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd. Red: Ibrahim Editor: Ragil Septian.

Politik Sarungan: Jalan Moderasi Politik KH. A. Wahab Hasbullah

Jombang – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menggelar Talkshow Santri Ngaji Politik, di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, di Aula Gedung F, Senin (3/6/2024). Adapun tema kegiatan ini adalah Politik Sarungan: Jalan Moderasi Politik KH. A. Wahab Hasbullah. Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda, Prof. Dr. H.M. Asrorun Ni’am Sholeh, M.A. mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan pemuda dalam di bidang politik, khususnya para mahasiswa dan santri. Program ini dirancang khusus untuk memberikan edukasi perihal pengarus utamaan nilai-nilai santri dalam berpolitik. “Acara ini bagian dari ikhtiar Kemenpora untuk mendorong partisipasi lebih dini anak muda di dalam ruang sosial politik. Aktivitas politik itu adalah bagian dari denyut nadi kehidupan sehari-hari kita. Apabila seorang santri menjauh dari partisipasi politik, maka arah politik akan jauh dari politik kesantrian,” tutur Prof. Ni’am dalam sambutannya. Beliau juga menuturkan, sosok KH. A. Wahab Hasbullah merupakan role model yang mengejawantahkan peran politik kebangsaan tanpa menanggalkan identitas kesantrian. Salah satu identitas politik kiai atau santri adalah semangat Tawazzun. Nilai tersebut menjadi modal sosial bagi KH. A. Wahab Hasbullah dalam berpolitik. Identitas politik Tawazzun tersebut adalah keseimbangan antara dimensi duniawi dengan ukhrawi, hubungan agama dan negara. “Hal-hal ini yang berhasil diterjemahkan dengan baik oleh KH. A. Wahab Hasbullah. Harapannya, dengan kegiatan ini, kita bisa melandasi sisi politik kiai yang diteladani oleh beliau,  sebagai anak muda perlu menginternalisasikan dan mengejawantahkan spirit politik santri untuk kemaslahatan,” pungkasnya. Sementara itu, Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. juga berharap, melalui kegiatan ini para santri khususnya mahasiswa Unwaha Jombang dapat mengambil pelajaran dari perjuangan KH. A. Wahab Hasbullah. “Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan peran santri dalam pembangunan bangsa dan mewujudkan Indonesia yang lebih baik, adil dan makmur,” pesan beliau. Dilanjut dengan sesi talkshow, bertugas sebagai moderator, Bpk. Rohmat Hidayat, S.S., M.Pd. memandu acara dengan khidmat bersama kedua pemateri. Yaitu, Prof. H. Kacung Marijan, Drs., M.A., Ph.D. dan Ahmad Udi Masykuri, M.Pd.I. Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), Ibu Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A. Asisten Deputi Wawasan Pemuda, Drs. Edi Nur Indah Susila, M.Si. Red: Ibrahim. Editor: Septian Ragil.

12 Dosen Lolos Sebagai Penerima Hibah Penelitian dan PKM Tahun 2024

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang patut berbangga. Pasalnya, sebanyak 12 dosen telah dinyatakan lolos sebagai Penerima Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Tahun 2024. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTM) No. 0459/E5/PG.02.00/2024 tanggal 30 Mei 2024 tentang Penerima Program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2024. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unwaha Jombang, Dr. Zulfikar, S.P., M.Si. mengatakan, total dosen yang lolos sebagai penerima hibah adalah capaian yang optimal. Beliau juga berharap, di tahun-tahun yang akan datang total penerima hibah tersebut akan bertambah. “Kemudian, implementasinya kita harapkan dari hasil PKM dan penelitian ini menjadi salah satu pengembangan dari materi ajar masing-masing dosen. Sehingga hasil ini bisa memperkuat roadmap penelitian para dosen di Unwaha Jombang,” kata Ketua LPPM tersebut. Dengan hasil demikian, LPPM Unwaha Jombang akan terus berupaya dalam meningkatkan kualitas di bidang penelitian maupun pengabdian. “Insyaallah dalam waktu dekat akan kita lakukan penguatan dan peningkatan dalam penyusunan proposal masing-masing dosen. Sehingga beliau-beliau nanti sudah punya bekal dan strategi khusus bagaimana lolos hibah,” jelasnya. Berikut nama-nama dosen Unwaha Jombang yang telah dinyatakan lolos sebagai penerima hibah: No Nama Judul Penelitian Ruang Lingkup 1. Anggi Indah Yuliana Upaya Peningkatan Daya Saing Usahatani Kelompok Pembenihan Lele Desa Gajah Kabupaten Jombang melalui Penerapan Integrated Farming Sistem Berbasis Aquaponik. PKM 2. Agus Sifaunnajah Rancang Bangun Sistem Informasi Pola Tanam Berbasis Aplication Programming Interface untuk Manajerial Data Pertanian Terintegrasi di Kabupaten Jombang. PT 3. Dyah Ayu Sri Hartanti Upaya Peningkatan Efisiensi Pemupukan Anorganik Melalui Pemberian Pupuk Hayati Pada Kultivar Jagung Adv Jago dan Hibrida P35 PDP Reguler 4. Fitri Umardiyah Revitalisasi Nilai Karakter dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Pembelajaran Missouri Mathematics Project Berbasis Kearifan Lokal Materi Transformasi Geometri SMP PDP Reguler 5. Lailatul Mathoriyah Identifikasi Miskonsepsi Mahasiswa Bahasa Arab pada Materi Qowaid Al-Balaghah melalui Pengembangan Instrumen Four Tier Diagnostik Test Berbasis ICT PDP Reguler 6. Rohmat Hidayat Reading Side (R-Side) sebagai Media Pembelajaran berbasis ICT untuk Siswa MA Al Ihsan Tembelang Jombang PDP Reguler 7. Suci Prihatiningtyas Transformasi Digital Pembelajaran Fisika Era Merdeka Belajar: Membangun Literasi Sains, Literasi Digital melalui Pendekatan STEMQ Sekolah Berbasis Pondok di Jombang PKDN 8. Zulfikar Estimasi Adaptif Model Sebaran Hama Keong Mas (Pomacca Canaliculata L.) Menggunakan Pemulus Kernel dan Spline dengan Pendekatan Goldenshulger-lepski PFR 9. Fatikhatun Nikmatus Sholihah Sustainable Literasi Digital Melalui Media Aquaponik Berbasis IoT (Internet of Things) Menuju Green Education di MTs Da’watul Khoir Nganjuk PKM 10. Iin Baruroh Ma’arif Integrasi Teknologi Kamus Digital KIRATU untuk Mendukung Komunikasi Efektif Anak Tuna Rungu menuju Pendidikan Inklusif bagi Guru SLB Negeri Jombang PKM 11. Mar’atul Fahimah Ecopreneurship Pesantren: Membangun Kemandirian Ekonomi Pesantren dengan Green Product di Pondok Al-Mimbar Jombang PKM 12. Ospa Pea Yuanita Meishanti Penguatan Edu-Green Entrepreneurship melalui Projek Micro-ecological Aquatic Blokzin dalam Pengolahan Limbah di MA Da’watul Khoir Nganjuk. PKM     Red: Ibrahim Editor: Ragil Septian    

Pengumuman Pendaftaran KKN-PPM Tahun 2024

Sehubungan dengan akan dilaksanakannya kegiatan Kuliah Kerja Nyata, Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Tahun Akademik 2024/2025. Maka dengan ini kami beritahukan beberapa informasi sebagai berikut: Peserta KKN-PPM adalah mahasiswa/i aktif semester VI (enam). Pendafataran dilakukan dengan mengisi link berikut: Pendaftaran Peserta KKN-PPM 2024. Pendaftaran paling lambat pada tanggal 25 Juni 2024. Melampirkan transkrip sementara. Melampirkan selesai administrasi pembayaran mulai dari semester I (satu) hingga VI (enam). Demikian pengumuman ini disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan terimakasih. File pengumuman dapat diunduh di sini.

Pendaftaran Gelombang II Akan Ditutup, Buruan Daftar Banyak Beasiswa Menanti

Jombang – Periode pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) gelombang II Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang akan ditutup Jumat, (31/5/2024) besok. Tersedia banyak pilihan Program Studi yang terakreditasi baik hingga baik sekali dan beasiswa yang dapat dimanfaatkan. Segera daftarkan diri anda dan menjadi bagian dari kampus terbaik Nahdlatul Ulama. Kuliah di Unwaha Jombang menjadi pilihan yang sangat tepat.  Tagline “Kampusnya Para Juara”  bukan hanya jargon semata, banyak torehan prestasi yang telah diraih oleh civitas akademika Unwaha Jombang. Selain itu, fasilitas yang mumpuni juga tersedia sebagai penunjang proses perkuliahan. Karena keuntungan tersebut, sehingga banyak siswa di dalam negeri maupun luar negeri yang melanjutkan studi pendidikan tinggi di Unwaha Jombang. Adapun beasiswa yang dapat dimanfaatkan oleh para calon mahasiswa adalah sebagai berikut: Beasiswa Tahfidzul Qur’an Beasiswa Prestasi Akademik Beasiswa Prestasi Non-Akademik Beasiswa Generasi Nahdlatul Ulama (NU) Berikut tata cara dan persyaratan pendaftar kuliah di Unwaha Jombang yang perlu diketahui calon mahasiswa: Mengisi formulir secara online di situs resmi PMB Unwaha Jombang 2024. Membayar biaya pendaftaran sesuai ketentuan. Mempersiapkan berkas-berkas persayaratan seperti: Legalisir Ijazah SMA/MA/SMK (2 lembar) Legalisir Surat Tanda Lulus (2 lembar) Fotokopi KTP (2 lembar) Fotokopi KK (2 lembar) Print out NISN (2 lembar) Foto berwarna/hitam putih ukuran 2×3 (3 lembar) dan ukuran 3×4 (3 lembar). Membayar biaya daftar ulang/heregistrasi (setelah dinyatakan lulus). Selain Program Sarjana (S1), di Unwaha Jombang juga tersedia Program Pascasarjana (S2) Pendidikan Agama Islam. Periode pendaftaran untuk Program Pascasarjana akan ditutup hingga 10 September 2024 mendatang. Jangan lewatkan kesempatan ini dan mari menjadi bagian dari kampus Global University!. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui: * Situs resmi PMB Unwaha Jombang 2024.  * Instagram: unwahajombang * Contact Person: ** Admin PMB +62 851-6363-6325 / +62 851-6363-6320 ** Informasi Pascasarjana +62 895-3666-56359 Red: Ibrahim. Editor: Septian Ragil