Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Category: Berita

UNWAHA Tegaskan Komitmen Perjuangkan Reformasi Tata Kelola Pendidikan Tinggi di Forum Nasional-Internasional UB

Malang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menegaskan komitmennya dalam mendukung reformasi tata kelola pendidikan tinggi melalui partisipasi aktif pada kegiatan “Sarasehan Nasional-Internasional Reformasi Tata Kelola Pendidikan Tinggi Berbasis Deliberatif” yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya, Senin (4/5/2026), di Auditorium Nuswantara FISIP UB. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan perguruan tinggi negeri dan swasta dari berbagai wilayah di Indonesia serta Anggota DPR RI sebagai forum strategis untuk membahas arah kebijakan pendidikan tinggi nasional, khususnya terkait pemerataan dukungan pemerintah terhadap perguruan tinggi. Dalam forum tersebut, delegasi dari UNWAHA yaitu Kepala Biro Kerja Sama, Mazidatul Faizah, yang hadir mewakili Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Dr. Mohammad Fatchulloh. Mazidatul Faizah mengungkapkan bahwa sarasehan menjadi wadah penyampaian aspirasi bersama dari berbagai perguruan tinggi terkait tantangan yang saat ini dihadapi dunia pendidikan tinggi, terutama bagi perguruan tinggi swasta (PTS). “Forum ini diikuti PTN dan PTS se-Indonesia. Banyak keresahan yang disampaikan bersama, terutama terkait pergeseran anggaran pendidikan tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Dalam forum tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama yang akan diajukan kepada DPR RI dan diteruskan kepada Presiden terkait pemerataan anggaran pendidikan tinggi,” ujarnya. Ia menambahkan, PTS saat ini menghadapi tantangan yang semakin dinamis, mulai dari persoalan administratif hingga perubahan pola pilihan masyarakat terhadap sistem pendidikan berbasis daring. “Harapannya pemerintah lebih memberikan perhatian kepada PTS dan tidak mempersulit proses administrasi seperti akreditasi. Saat ini banyak mahasiswa lebih memilih kuliah online. Hal ini menjadi tantangan bagi PTS yang tetap menyelenggarakan tridharma perguruan tinggi secara luring,” tambahnya. Melalui keikutsertaan dalam forum nasional-internasional tersebut, UNWAHA berharap lahirnya regulasi yang lebih adaptif dan berpihak kepada penguatan perguruan tinggi swasta agar mampu terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “UNWAHA berharap pertemuan ini dapat menghasilkan kebijakan yang memberikan keberpihakan lebih besar kepada PTS sehingga mampu berkembang dan berkontribusi lebih optimal bagi pendidikan nasional,” pungkasnya. Red: Ibrahim

Pascasarjana UNWAHA Gelar Workshop Penulisan Artikel Ilmiah, Dorong Publikasi di Jurnal Bereputasi

Jombang – Pascasarjana Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah melalui kegiatan Workshop Mastering The Art of Publication yang digelar pada Sabtu (24/5/2026) di Auditorium UNWAHA. Kegiatan tersebut mengusung tema “Bedah Tuntas Teknik Penulisan Artikel Standar Q1 dan Sinta 2”. Workshop ini diikuti oleh dosen, mahasiswa pascasarjana, serta peneliti dari berbagai instansi. Kegiatan tersebut menjadi ruang akademik untuk memperkuat kapasitas penulisan artikel ilmiah yang memenuhi standar jurnal bereputasi nasional maupun internasional. Rektor UNWAHA, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi dalam sambutannya menegaskan bahwa publikasi ilmiah merupakan salah satu indikator penting dalam penguatan mutu perguruan tinggi. “Kemampuan menulis dan mempublikasikan hasil riset pada jurnal bereputasi harus menjadi budaya akademik yang terus dikembangkan di lingkungan kampus kita,” ucap Prof. Gatot. Beliau juga mendorong sivitas akademika UNWAHA untuk terus meningkatkan produktivitas penelitian dan publikasi. “Hal ini sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian persoalan masyarakat,” pesan beliau. Sementara itu, Direktur Pascasarjana, Dr. Saihul Atho Alalul Huda menyampaikan, workshop tersebut dirancang sebagai forum pembelajaran praktis bagi peserta dalam memahami strategi publikasi ilmiah yang efektif dan sesuai standar jurnal bereputasi. Pada sesi utama, peserta mendapatkan pemaparan materi dari Guru Besar Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. Husniyatus Salamah. Dalam penyampaiannya, beliau membedah secara komprehensif teknik penyusunan artikel ilmiah mulai dari penentuan novelty penelitian, strategi penulisan abstrak dan pembahasan, pemetaan referensi, hingga teknik memilih jurnal yang sesuai dengan scope penelitian. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai berbagai kesalahan umum yang kerap menyebabkan artikel ditolak oleh jurnal bereputasi. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, telaah contoh artikel, serta praktik penyusunan kerangka artikel ilmiah. Red: Ibrahim

Mahasiswa UNWAHA–UINSA Kolaborasi Teliti Kepuasan Anggota BMT

Jombang – Kolaborasi akademik antara mahasiswa Manajemen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menghasilkan penelitian kolaboratif yang berfokus pada kualitas pelayanan koperasi syariah. Melalui riset tersebut, para mahasiswa menghadirkan kajian ilmiah yang menjadi bahan evaluasi strategis bagi pengembangan pelayanan KSPPS BMT NU Jombang Wilayah Kesamben. Penelitian bertajuk “Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Anggota di KSPPS BMT NU Jombang Wilayah Kesamben” itu dilakukan oleh tim mahasiswa lintas kampus yang terdiri atas Tasykiylah Nuril Maulidiyah, Indah Nur Suryani, Khotimatul Kusnah, dan Ernita Lailatul Hikmah dari UNWAHA Jombang, serta Moh. Rosid Ridho, Rizal Ghani, Muchammad Syihabul Millah, dan Muhammad Ali Mashuri dari UINSA Surabaya. Hasil penelitian tersebut diserahkan secara resmi dalam rangkaian Harlah ke-13 KSPPS BMT NU Jombang di Ballroom Hotel Azana Jombang, Minggu (24/5/2026). Kehadiran riset mahasiswa dalam agenda tersebut menjadi bukti adanya sinergi antara dunia akademik dan praktik kelembagaan dalam membangun tata kelola koperasi syariah yang lebih profesional dan berbasis data. Mahasiswa Manajemen UNWAHA, Tasykiylah Nuril Maulidiyah, menjelaskan bahwa tim peneliti melakukan pengumpulan data melalui pendekatan kuantitatif dengan mengukur persepsi anggota terhadap pelayanan yang diberikan oleh BMT NU Jombang Wilayah Kesamben. “Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kepuasan anggota. Artinya, semakin baik kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak BMT NU Jombang Wilayah Kesamben, maka semakin tinggi pula tingkat kepuasan anggota terhadap layanan yang diterima,” ujar mahasiswi yang akrab disapa Dea itu. Temuan tersebut menjadi masukan penting bagi pengembangan pelayanan BMT NU Jombang agar mampu terus meningkatkan kualitas layanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan anggota. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga masyarakat mampu menghadirkan kontribusi nyata melalui pendekatan ilmiah yang aplikatif. Keterlibatan mahasiswa UNWAHA Jombang dalam penelitian kolaboratif ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pembelajaran teoritis, tetapi juga sebagai motor pengembangan keilmuan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui riset terapan seperti ini, mahasiswa didorong untuk menghadirkan solusi akademik yang relevan dan berdampak langsung bagi penguatan kelembagaan berbasis masyarakat. Sementara itu, Ketua BMT NU Jombang, H. Khoirul Anam, menilai penyerahan hasil riset tersebut menjadi simbol keseriusan lembaga dalam membangun tata kelola berbasis ilmu pengetahuan. Ia menegaskan bahwa tantangan lembaga keuangan syariah ke depan akan semakin kompleks sehingga diperlukan keterbukaan terhadap evaluasi dan pengembangan keilmuan. “Kita fokus evaluasi dan memperbanyak ilmu agar mampu menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya. Red: Ibrahim

UNWAHA Perkuat Kapasitas Kehumasan dan Protokoler melalui Workshop LLDIKTI Wilayah VII 2026

Sidoarjo – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang terus memperkuat kualitas layanan kelembagaan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan dan protokoler. Komitmen tersebut diwujudkan dengan keikutsertaan UNWAHA dalam Workshop Protokoler bagi Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan LLDIKTI Wilayah VII Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Kamis (21/5/2026), di Universitas Anwar Medika. Pada kegiatan yang diinisiasi oleh LLDIKTI Wilayah VII tersebut, UNWAHA diwakili oleh Kepala Bagian Humas, Rohmat Hidayat, S.S., M.Pd. Workshop ini diikuti oleh berbagai perwakilan perguruan tinggi swasta di Jawa Timur sebagai forum penguatan kompetensi kehumasan, tata protokoler, dan komunikasi publik di lingkungan pendidikan tinggi. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Dyah Sawitri. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa fungsi protokoler di perguruan tinggi harus terintegrasi dalam seluruh pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. “Protokoler tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola, profesionalitas, dan citra institusi,” katanya. Materi workshop menghadirkan Kepala Humas dan Protokoler Universitas Airlangga, Pulung Siswantara, yang memaparkan pentingnya sinergi antara humas dan protokoler dalam mendukung reputasi perguruan tinggi. Ia menjelaskan bahwa humas memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi publik dan citra institusi, sementara protokoler memastikan tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan berjalan sesuai ketentuan. “Insan humas dan protokoler dituntut menjadi pihak yang paling memahami institusinya, mulai dari mengenali tamu, memahami kebutuhan pimpinan, mengatur tata tempat, hingga memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib, lancar, dan bermartabat. Keberhasilan sebuah kegiatan, lanjutnya, tidak hanya ditentukan oleh kemeriahan acara, tetapi juga oleh ketepatan tata kelola serta kemampuan mengantisipasi berbagai dinamika di lapangan,” ungkapnya. Selain itu, materi mengenai public speaking disampaikan oleh Imam Fawaid. Ia menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan publik merupakan kompetensi penting bagi insan humas dan protokoler perguruan tinggi. Kemampuan komunikasi yang efektif dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat citra positif institusi. “Komunikasi publik harus mampu menginformasikan, menjelaskan, meyakinkan, menghibur, sekaligus memengaruhi audiens secara positif. Ia juga menyoroti pentingnya penguasaan unsur-unsur komunikasi seperti pilihan kata, intonasi suara, energi, bahasa tubuh, hingga kemampuan membangun umpan balik dengan audiens,” jelasnya. Sebagai peserta dan bagian yang bertanggung jawab dalam hal ini, Rohmat Hidayat, S.S., M.Pd., menjelaskan bawah Humas UNWAHA berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalitas layanan kehumasan dan protokoler kampus. “Penguatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan kegiatan akademik maupun nonakademik secara lebih tertib, profesional, dan terintegrasi, sekaligus memperkuat citra positif UNWAHA di tengah masyarakat,” tuturnya. Red: Rohmat HidayatEditor: Ibrahim

Gandeng Polsek Megaluh, HMP PAI Gelar Seminar Kenakalan Remaja

Jombang – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar Seminar Kenakalan Remaja bertema “Kenakalan Remaja di Era Modernisasi” di Balai Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Sabtu (17/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan Ps. Kanit Binmas Polsek Megaluh, Aiptu Bambang Herdayana sebagai pemateri. Kegiatan yang diikuti oleh pemuda Desa Pacarpeluk ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap dampak kenakalan remaja di tengah perkembangan zaman dan media digital. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua BEM UNWAHA Jombang, Ridho Danu Muslikham. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Desa Pacarpeluk, Ibu Diah Kusnowati. Beliau menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial generasi muda saat ini. “Remaja hari ini hidup di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat. Jika tidak dibarengi dengan kesadaran moral dan lingkungan yang baik, maka berbagai bentuk kenakalan remaja dapat dengan mudah muncul dan memengaruhi masa depan generasi muda,” ujarnya. Memasuki agenda inti seminar, Aiptu Bambang Herdayana menyampaikan pentingnya peran keluarga, lingkungan, serta kesadaran pribadi dalam menjaga perilaku remaja di era modernisasi. “Generasi muda harus mampu memilih lingkungan yang baik dan bijak dalam menggunakan media sosial dan bergaul. Jangan sampai pergaulan dan teknologi justru membawa kita pada tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” jelasnya. Beliau juga menegaskan bahwa kenakalan remaja bukan hanya persoalan pelanggaran hukum, tetapi juga berkaitan dengan menurunnya kesadaran moral, disiplin, dan tanggung jawab sosial di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan ini, HMP PAI berharap seminar tidak hanya menjadi ruang penyampaian materi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan refleksi bersama agar generasi muda mampu tumbuh menjadi pribadi yang lebih sadar, bertanggung jawab, dan berakhlak baik. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan ditutup dengan sesi diskusi interaktif bersama peserta seminar. Red: HarisEditor: Ibrahim

Mau Tembus Jurnal Bereputasi? Yuk Ikuti Workshop Ini!

Jombang – Mempublikasikan artikel ilmiah di jurnal bereputasi menjadi impian banyak mahasiswa, dosen, dan peneliti. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang akan menggelar workshop bertema “Mastering The Art of Publication: Bedah Tuntas Teknik Penulisan Artikel Standar Q1 dan SINTA 2”, pada Minggu, (24/5/2026), bertempat di Auditorium UNWAHA. Narasumber pada workshop ini di antaranya, Rektor UNWAHA Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., ASEAN Eng., dan Direktur Pascasarjana, Dr. Saihul Atho Alalul Huda, M.Pd.I. Selain itu, UNWAHA Jombang mengundang Guru Besar Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag., sebagai narasumber utama. Melalui kegiatan ini, peserta akan memperoleh E-sertifikat, materi seputar teknik menulis artikel ilmiah yang baik, cara memilih jurnal yang sesuai, hingga tips agar artikel memiliki peluang lebih besar diterima di jurnal bereputasi. Kuota terbatas!Buruan, jangan tinggalkan kesempatan ini dengan melakukan pendaftaran melalui link berikut: Pendaftaran: Mastering The Art of PublicationNarahubung: Teguh /KhusnulHTM: 50K Red: IndiEditor: Ibrahim

Wapres Gibran Apresiasi Pengembangan Pendidikan Tinggi di Bahrul Ulum Tambakberas

Kampus Pesantren Adaptif terhadap Kebutuhan Zaman Jombang – Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka, B.Sc., menyampaikan apresiasi terhadap upaya Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Apresiasi tersebut disampaikan dalam momentum Pengajian Umum Haul ke-55 KH. A. Wahab Hasbullah di Halaman Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Minggu (10/5/2026). Dalam sambutannya, Wapres Gibran menilai pengembangan pendidikan tinggi di lingkungan pesantren menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan perubahan zaman. Menurutnya, kampus di Tambakberas tidak hanya mengembangkan bidang keilmuan agama Islam, tetapi juga membuka ruang kajian pada bidang pertanian, ekonomi, pendidikan, dan teknologi informasi. “Saya juga sangat mengapresiasi upaya dari pondok untuk mengembangkan pendidikan tinggi melalui kampusnya. Saya dengar, selain jurusan agama Islam, ada juga jurusan pertanian, ekonomi, pendidikan, dan juga teknologi informasi,” ujar Wapres Gibran. Wapres menilai keragaman bidang keilmuan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan tinggi di Tambakberas memiliki perhatian terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, hal ini menjadi cerminan bahwa kampus berbasis pesantren mampu bergerak adaptif tanpa meninggalkan akar nilai keislaman dan kepesantrenan. “Saya kira ini adalah salah satu cerminan bahwa kampus di Tambakberas benar-benar mengikuti perkembangan zaman,” lanjutnya. Komitmen UNWAHA Jombang: Adaptif terhadap Kebutuhan Zaman Meskipun Wapres tidak menyebutkan nama kampus secara eksplisit, perguruan tinggi di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas yang memiliki bidang keilmuan sebagaimana disebutkan dalam sambutan tersebut adalah Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang. Tayangan videotron di lokasi acara juga menampilkan visual UNWAHA sebagai bagian dari ekosistem pendidikan tinggi Tambakberas. Hal ini semakin menegaskan peran UNWAHA sebagai kampus berbasis pesantren yang adaptif terhadap perkembangan zaman, dengan penguatan keilmuan pada bidang agama Islam, pertanian, ekonomi, pendidikan, dan teknologi informasi. Dalam kesempatan yang sama, Wapres Gibran juga menyoroti keberadaan program studi atau bidang keilmuan pertanian yang dinilai sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendukung agenda swasembada pangan. Menurutnya, keterlibatan pendidikan tinggi dalam bidang pertanian memiliki arti strategis karena dapat memperkuat kontribusi pesantren dan kampus dalam menjawab kebutuhan bangsa. “Karena di sini ada jurusan pertanian, ini sejalan juga dengan program prioritas dari Bapak Presiden, yaitu swasembada pangan,” ungkapnya. Pernyataan Wapres tersebut menjadi atensi penting bagi dunia pendidikan tinggi pesantren, khususnya di lingkungan Tambakberas. Pendidikan tinggi tidak hanya dipandang sebagai ruang pengembangan ilmu agama, tetapi juga sebagai pusat penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang pangan, ekonomi, pendidikan, teknologi, dan pembangunan masyarakat. Bagi UNWAHA Jombang, momentum ini menjadi dorongan moral untuk terus memperkuat peran perguruan tinggi berbasis pesantren dalam menghasilkan lulusan yang religius, berilmu, adaptif, dan mampu berkontribusi terhadap agenda pembangunan nasional. Red: Ibrahim

Haul ke-55 KH. A. Wahab Hasbullah, Wapres Gibran Ajak Santri Teladani Semangat Persatuan dan Inovasi

Jombang – Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka, B.Sc., mengajak para santri untuk meneladani semangat persatuan, cinta tanah air, keberanian berpikir maju, serta sikap inovatif yang diwariskan oleh KH. A. Wahab Hasbullah. Pesan tersebut disampaikan dalam Pengajian Umum Haul ke-55 KH. A. Wahab Hasbullah yang digelar di Halaman Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Minggu (10/5/2026). Kegiatan pengajian umum ini menjadi puncak dari rangkaian peringatan haul KH. A. Wahab Hasbullah yang sebelumnya telah diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain Tahlil Keluarga, Santunan Anak Yatim, Lailatul Hadrah ISHARI, dan Manaqib Kubro. Dalam sambutannya, Wapres Gibran menyampaikan bahwa KH. A. Wahab Hasbullah merupakan tokoh besar yang telah memberikan warisan penting bagi umat, pesantren, dan bangsa Indonesia. “Wajib untuk semua santri di Tambakberas untuk meneladani Mbah ‘Kiai Wahab‘. Jadi santri-santri sebagai generasi muda, generasi penerus wajib meneladani beliau,” ujar Wapres ke-14 itu. Wapres juga menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan generasi muda yang berakhlak mulia, memiliki kecintaan terhadap tanah air, berani berinovasi, serta mampu beradaptasi dengan perubahan global. Ia menyebut berbagai tantangan seperti konflik geopolitik, perang dagang, perang tarif, disrupsi teknologi, hingga perubahan iklim sebagai kondisi yang harus direspons dengan kesiapan ilmu dan karakter yang kuat. Menurut Wapres, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi penerus bangsa. Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim yang besar, Indonesia memiliki aset penting berupa santri yang dapat menjadi kekuatan moral, intelektual, dan sosial dalam pembangunan nasional. “Di sinilah peran penting pondok pesantren. Indonesia memiliki aset yang sangat penting, yaitu santri. Pesantren Tambakberas telah melahirkan banyak tokoh besar, seperti Presiden ke-4 RI KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Rais Aam KH. Miftachul Akhyar, dan banyak tokoh lainnya,” imbuhnya. Pada kesempatan tersebut, Wapres Gibran juga menyampaikan apresiasi kepada para kiai, pengasuh pondok pesantren, dan guru yang telah berkontribusi dalam melahirkan generasi yang berilmu, beriman, dan memiliki keterbukaan berpikir. “Oleh sebab itu, saya ingin mengucapkan terimakasih banyak pada para kiai pengasuh pondok dan guru atas kontribusinya dalam melahirkan generasi penerus yang berilmu, beriman, dan memiliki keterbukaan berpikir,” katanya.  Peringatan Haul ke-55 KH. A. Wahab Hasbullah menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan salah satu ulama besar bangsa. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai perjuangan, keilmuan, nasionalisme, dan pengabdian KH. A. Wahab Hasbullah diharapkan terus menjadi inspirasi bagi santri, alumni, masyarakat, serta civitas akademika Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang. Turut hadir pada acara tersebut sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Kapolri Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa., Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., dan Rektor UNWAHA Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Red: Ibrahim

BEM UNWAHA Gelar Seminar Nasional, Hadirkan Ketua KPI Pusat Bahas Literasi Media Digital

Jombang – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar Seminar Nasional bertema “Membangun Generasi Cerdas Media dalam Era Penyiaran Digital” di Auditorium Gedung F, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Ubaidillah, S.Sos., M.Pd., sebagai narasumber utama. Kegiatan dibuka oleh Kepala Biro Kemahasiswaan, Septian Ragil Anandita, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, melalui kegiatan ini para mahasiswa diharapkan menjadi agent of change yang mampu menggunakan media secara cerdas, etis, dan bertanggung jawab. “Bijaklah dalam bermedia sosial. Jangan memberikan komentar negatif yang tidak perlu, dan pastikan untuk selalu memfilter informasi yang kita konsumsi,” ujarnya. Memasuki agenda utama, yaitu seminar nasional yang disampaikan oleh Ketua KPI Pusat, Ubaidillah, S.Sos., M.Pd. Dalam paparannya, Ubaidillah menekankan pentingnya generasi muda memiliki kecerdasan bermedia di tengah perkembangan teknologi penyiaran dan media digital. “Gunakan media sosialmu untuk sesuatu yang bermanfaat. Jadikan itu mimbar dakwah dan edukasi. Jangan sampai kecerdasan akademik kalian luntur hanya karena ikut-ikutan membuat gaduh di media sosial,” tegasnya. Menurutnya, masih banyak platform digital yang menampilkan konten kurang bijak untuk dikonsumsi semua kalangan akibat keterbatasan regulasi dibanding media konvensional seperti televisi dan radio. Sebagai solusi, mahasiswa didorong untuk mengisi ruang digital dengan konten yang edukatif, menyejukkan, dan bermanfaat bagi masyarakat. Dalam kesempatan ini, Ubaidillah juga mengaitkan pentingnya komunikasi digital dengan nilai perjuangan Mbah Wahab (KH. Abdul Wahab Hasbullah, red). Menurutnya, Mbah Wahab dikenal bukan hanya sebagai pejuang fisik, tetapi juga arsitek organisasi yang memiliki kemampuan komunikasi yang kuat dalam membangun jaringan perjuangan dan dakwah.  “Komunikasi yang dibangun beliau seharusnya menjadi jiwa bagi kita. Meskipun model komunikasinya berbeda dengan zaman sekarang, nilai-nilainya tetap relevan untuk diimplementasikan dalam dakwah dan penyebaran gagasan pesantren di era digital,” katanya. Melalui seminar nasional ini, diharapkan generasi muda mampu meneruskan nilai-nilai perjuangan dan komunikasi yang diwariskan oleh Mbah Wahab dengan pendekatan yang kreatif, bijak, serta tetap menjunjung tinggi etika komunikasi di era penyiaran digital. Red: Indi Ihda Nuriyah/ErlinaEditor: M. Haris Firdaus/Ibrahim

UNWAHA dan PWI Jombang Jalin Kerja Sama Penguatan Literasi Jurnalistik Kampus

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menjalin kerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang. Kerja sama tersebut ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam kegiatan PWI Jombang Goes to Campus: Safari Edukasi Jurnalistik & Literasi Digital di Ruang Rapat Gedung F, Senin (4/5/2026). Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Dr. Mohammad Fatchulloh, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kerja sama dengan PWI Jombang menjadi bagian dari upaya kampus dalam kolaborasi di bidang jurnalistik, literasi digital, publikasi, serta pengembangan kapasitas mahasiswa. “UNWAHA menyambut baik kerja sama ini. Kehadiran PWI Jombang menjadi kesempatan penting bagi lembaga dalam memberikan kesempatan khususnya bagi mahasiswa dalam bentuk program-program penguatan literasi,” ujar beliau. Ia menambahkan, kerja sama tersebut memiliki relevansi besar dengan kebutuhan mahasiswa di era digital. Kampus, menurutnya, perlu mendorong mahasiswa agar mampu menjadi penyampai informasi yang positif, kritis, dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus informasi publik. “Di era keterbukaan informasi, kemampuan menulis dan berpikir analitis menjadi sangat penting. Mahasiswa harus mampu menyampaikan informasi yang benar, bermanfaat, dan memiliki nilai edukatif bagi masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid, menyampaikan apresiasi kepada UNWAHA atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi antara PWI Jombang dan UNWAHA dapat menjadi wadah bersama dalam memperkuat literasi jurnalistik di lingkungan perguruan tinggi. “Kami menyampaikan terima kasih kepada UNWAHA atas kepercayaan dan kerja sama ini. Semoga MoU ini menjadi langkah awal yang membawa manfaat bagi kedua pihak, khususnya dalam pengembangan literasi jurnalistik dan digital bagi mahasiswa,” ungkapnya. Melalui MoU tersebut, UNWAHA menegaskan komitmennya untuk terus membangun jejaring kelembagaan dengan berbagai pihak. Kolaborasi dengan PWI Jombang diharapkan mampu menghadirkan ekosistem kampus yang lebih produktif, informatif, dan adaptif terhadap perkembangan dunia media serta komunikasi digital. Hadir pada kegiatan ini, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I., Kabiro Kemahasiswaan, Septian Ragil Anandita, M.Pd., dan Kabag Humas, Rohmat Hidayat, S.S., M.Pd. Red: Ibrahim