Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Category: Berita

Haul ke-55 KH. A. Wahab Hasbullah, Wapres Gibran Ajak Santri Teladani Semangat Persatuan dan Inovasi

Jombang – Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka, B.Sc., mengajak para santri untuk meneladani semangat persatuan, cinta tanah air, keberanian berpikir maju, serta sikap inovatif yang diwariskan oleh KH. A. Wahab Hasbullah. Pesan tersebut disampaikan dalam Pengajian Umum Haul ke-55 KH. A. Wahab Hasbullah yang digelar di Halaman Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Minggu (10/5/2026). Kegiatan pengajian umum ini menjadi puncak dari rangkaian peringatan haul KH. A. Wahab Hasbullah yang sebelumnya telah diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain Tahlil Keluarga, Santunan Anak Yatim, Lailatul Hadrah ISHARI, dan Manaqib Kubro. Dalam sambutannya, Wapres Gibran menyampaikan bahwa KH. A. Wahab Hasbullah merupakan tokoh besar yang telah memberikan warisan penting bagi umat, pesantren, dan bangsa Indonesia. “Wajib untuk semua santri di Tambakberas untuk meneladani Mbah ‘Kiai Wahab‘. Jadi santri-santri sebagai generasi muda, generasi penerus wajib meneladani beliau,” ujar Wapres ke-14 itu. Wapres juga menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan generasi muda yang berakhlak mulia, memiliki kecintaan terhadap tanah air, berani berinovasi, serta mampu beradaptasi dengan perubahan global. Ia menyebut berbagai tantangan seperti konflik geopolitik, perang dagang, perang tarif, disrupsi teknologi, hingga perubahan iklim sebagai kondisi yang harus direspons dengan kesiapan ilmu dan karakter yang kuat. Menurut Wapres, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi penerus bangsa. Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim yang besar, Indonesia memiliki aset penting berupa santri yang dapat menjadi kekuatan moral, intelektual, dan sosial dalam pembangunan nasional. “Di sinilah peran penting pondok pesantren. Indonesia memiliki aset yang sangat penting, yaitu santri. Pesantren Tambakberas telah melahirkan banyak tokoh besar, seperti Presiden ke-4 RI KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Rais Aam KH. Miftachul Akhyar, dan banyak tokoh lainnya,” imbuhnya. Pada kesempatan tersebut, Wapres Gibran juga menyampaikan apresiasi kepada para kiai, pengasuh pondok pesantren, dan guru yang telah berkontribusi dalam melahirkan generasi yang berilmu, beriman, dan memiliki keterbukaan berpikir. “Oleh sebab itu, saya ingin mengucapkan terimakasih banyak pada para kiai pengasuh pondok dan guru atas kontribusinya dalam melahirkan generasi penerus yang berilmu, beriman, dan memiliki keterbukaan berpikir,” katanya.  Peringatan Haul ke-55 KH. A. Wahab Hasbullah menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan salah satu ulama besar bangsa. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai perjuangan, keilmuan, nasionalisme, dan pengabdian KH. A. Wahab Hasbullah diharapkan terus menjadi inspirasi bagi santri, alumni, masyarakat, serta civitas akademika Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang. Turut hadir pada acara tersebut sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Kapolri Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa., Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., dan Rektor UNWAHA Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Red: Ibrahim

BEM UNWAHA Gelar Seminar Nasional, Hadirkan Ketua KPI Pusat Bahas Literasi Media Digital

Jombang – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar Seminar Nasional bertema “Membangun Generasi Cerdas Media dalam Era Penyiaran Digital” di Auditorium Gedung F, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Ubaidillah, S.Sos., M.Pd., sebagai narasumber utama. Kegiatan dibuka oleh Kepala Biro Kemahasiswaan, Septian Ragil Anandita, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, melalui kegiatan ini para mahasiswa diharapkan menjadi agent of change yang mampu menggunakan media secara cerdas, etis, dan bertanggung jawab. “Bijaklah dalam bermedia sosial. Jangan memberikan komentar negatif yang tidak perlu, dan pastikan untuk selalu memfilter informasi yang kita konsumsi,” ujarnya. Memasuki agenda utama, yaitu seminar nasional yang disampaikan oleh Ketua KPI Pusat, Ubaidillah, S.Sos., M.Pd. Dalam paparannya, Ubaidillah menekankan pentingnya generasi muda memiliki kecerdasan bermedia di tengah perkembangan teknologi penyiaran dan media digital. “Gunakan media sosialmu untuk sesuatu yang bermanfaat. Jadikan itu mimbar dakwah dan edukasi. Jangan sampai kecerdasan akademik kalian luntur hanya karena ikut-ikutan membuat gaduh di media sosial,” tegasnya. Menurutnya, masih banyak platform digital yang menampilkan konten kurang bijak untuk dikonsumsi semua kalangan akibat keterbatasan regulasi dibanding media konvensional seperti televisi dan radio. Sebagai solusi, mahasiswa didorong untuk mengisi ruang digital dengan konten yang edukatif, menyejukkan, dan bermanfaat bagi masyarakat. Dalam kesempatan ini, Ubaidillah juga mengaitkan pentingnya komunikasi digital dengan nilai perjuangan Mbah Wahab (KH. Abdul Wahab Hasbullah, red). Menurutnya, Mbah Wahab dikenal bukan hanya sebagai pejuang fisik, tetapi juga arsitek organisasi yang memiliki kemampuan komunikasi yang kuat dalam membangun jaringan perjuangan dan dakwah.  “Komunikasi yang dibangun beliau seharusnya menjadi jiwa bagi kita. Meskipun model komunikasinya berbeda dengan zaman sekarang, nilai-nilainya tetap relevan untuk diimplementasikan dalam dakwah dan penyebaran gagasan pesantren di era digital,” katanya. Melalui seminar nasional ini, diharapkan generasi muda mampu meneruskan nilai-nilai perjuangan dan komunikasi yang diwariskan oleh Mbah Wahab dengan pendekatan yang kreatif, bijak, serta tetap menjunjung tinggi etika komunikasi di era penyiaran digital. Red: Indi Ihda Nuriyah/ErlinaEditor: M. Haris Firdaus/Ibrahim

UNWAHA dan PWI Jombang Jalin Kerja Sama Penguatan Literasi Jurnalistik Kampus

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menjalin kerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang. Kerja sama tersebut ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam kegiatan PWI Jombang Goes to Campus: Safari Edukasi Jurnalistik & Literasi Digital di Ruang Rapat Gedung F, Senin (4/5/2026). Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Dr. Mohammad Fatchulloh, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kerja sama dengan PWI Jombang menjadi bagian dari upaya kampus dalam kolaborasi di bidang jurnalistik, literasi digital, publikasi, serta pengembangan kapasitas mahasiswa. “UNWAHA menyambut baik kerja sama ini. Kehadiran PWI Jombang menjadi kesempatan penting bagi lembaga dalam memberikan kesempatan khususnya bagi mahasiswa dalam bentuk program-program penguatan literasi,” ujar beliau. Ia menambahkan, kerja sama tersebut memiliki relevansi besar dengan kebutuhan mahasiswa di era digital. Kampus, menurutnya, perlu mendorong mahasiswa agar mampu menjadi penyampai informasi yang positif, kritis, dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus informasi publik. “Di era keterbukaan informasi, kemampuan menulis dan berpikir analitis menjadi sangat penting. Mahasiswa harus mampu menyampaikan informasi yang benar, bermanfaat, dan memiliki nilai edukatif bagi masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid, menyampaikan apresiasi kepada UNWAHA atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi antara PWI Jombang dan UNWAHA dapat menjadi wadah bersama dalam memperkuat literasi jurnalistik di lingkungan perguruan tinggi. “Kami menyampaikan terima kasih kepada UNWAHA atas kepercayaan dan kerja sama ini. Semoga MoU ini menjadi langkah awal yang membawa manfaat bagi kedua pihak, khususnya dalam pengembangan literasi jurnalistik dan digital bagi mahasiswa,” ungkapnya. Melalui MoU tersebut, UNWAHA menegaskan komitmennya untuk terus membangun jejaring kelembagaan dengan berbagai pihak. Kolaborasi dengan PWI Jombang diharapkan mampu menghadirkan ekosistem kampus yang lebih produktif, informatif, dan adaptif terhadap perkembangan dunia media serta komunikasi digital. Hadir pada kegiatan ini, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I., Kabiro Kemahasiswaan, Septian Ragil Anandita, M.Pd., dan Kabag Humas, Rohmat Hidayat, S.S., M.Pd. Red: Ibrahim

PWI Jombang Goes to Campus Perkuat Literasi Digital Mahasiswa UNWAHA

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menjadi tuan rumah kegiatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang Goes to Campus: Safari Edukasi Jurnalistik & Literasi Digital dengan tema “Membangun Personal Branding & Kompetensi Digital Lewat Jurnalistik”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin-Selasa (4-5/5/2026) di Ruang Rapat Gedung F UNWAHA Jombang. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran PWI Jombang di lingkungan kampus. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para praktisi jurnalistik. “Kami mengucapkan selamat datang kepada PWI Jombang yang berkenan hadir di UNWAHA untuk berbagi keilmuan dan pengalaman jurnalistik dengan mahasiswa. Ini merupakan kesempatan yang langka dan istimewa,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami peran penting jurnalistik dalam membangun citra diri, meningkatkan kapasitas komunikasi, serta menyebarkan informasi yang benar dan bermanfaat di ruang publik digital. Beliau juga menegaskan bahwa keterampilan menulis memiliki peran penting di tengah era keterbukaan informasi. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan itu juga menambahkan, tulisan yang baik lahir dari kemampuan berpikir analitis, sikap kritis, serta tanggung jawab sosial dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. “Di era post-truth, kebenaran menjadi hal yang sangat penting. Kita memiliki tanggung jawab sosial untuk menyampaikan informasi dan tulisan yang baik. Saya berharap selama dua hari kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan wawasan yang luas dan mampu mengikutinya dengan sungguh-sungguh,” tuturnya. Sementara itu, Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid, menyampaikan terima kasih kepada UNWAHA atas ruang kolaborasi yang diberikan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal yang baik dalam memperkuat sinergi antara dunia kampus dan insan pers. “Kami menyampaikan terima kasih kepada UNWAHA. Semoga kegiatan ini menjadi kebaikan bagi kita semua, sekaligus menjadi ruang pembelajaran bersama dalam bidang jurnalistik dan literasi digital,” ungkapnya. Hal ini dibuktikan dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara UNWAHA dengan PWI Jombang. Kerjasama ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama kelembagaan, khususnya pada bidang pengembangan literasi, publikasi, jurnalistik kampus, dan peningkatan kompetensi mahasiswa. Hadir pada kegiatan ini, Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Dr. Mohammad Fatchulloh, MPd,I., Kabiro Kemahasiswaan, Septian Ragil Anandita, M.Pd., dan Kabag Humas, Rohmat Hidayat, S.S., M.Pd. Red: Ibrahim

Haflatul Wada’ 2026 Jadi Momen Simbolis Penguatan Sinergi UNWAHA dan MMA Bahrul Ulum

Jombang – Dalam suasana bahagia para lulusan Madrasah Muallimin Muallimat (MMA) 6 Tahun Bahrul Ulum Tambakberas Jombang pada Haflatul Wada’ 2026, menjadi ruang penting bagi penguatan sinergi antara Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang dan MMA Bahrul Ulum. Momen tersebut ditandai dengan penegasan kerja sama Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) secara simbolis, Minggu (3/5/2026), di Gedung Serbaguna (GSG) KH. Hasbullah Sa’id Tambakberas. Kegiatan simbolis ini menjadi penanda komitmen kedua lembaga dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni madrasah berbasis pesantren. Kehadiran UNWAHA dalam Haflatul Wada’ juga mencerminkan kedekatan perguruan tinggi dengan ekosistem pendidikan pesantren, khususnya dalam mendampingi alumni untuk melanjutkan studi ke jenjang pendiidikan tinggi. Rektor, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan bahwa Haflatul Wada’ bukan hanya menjadi ruang pelepasan peserta didik, tetapi juga momentum strategis untuk membuka jalan masa depan pendidikan alumni MMA. “Momentum Haflatul Wada’ ini menjadi simbol bahwa perjalanan pendidikan para santri tidak berhenti di madrasah. UNWAHA hadir untuk memberikan ruang, dukungan, dan kesempatan agar alumni MMA dapat melanjutkan pendidikan tinggi dengan lebih mudah dan terarah,” ujarnya. Dalam kerja sama tersebut, UNWAHA memberikan sejumlah dukungan, antara lain dana pengembangan sebesar Rp10.000.000 untuk MMA, beasiswa bebas SPP selama masa studi bagi tiga mahasiswa S1 dan satu mahasiswa S2, kuota 25 penerima Beasiswa KIP, serta Beasiswa Generasi Muda NU yang disetarakan dengan Beasiswa NU Gelombang 1. Selain itu, seluruh alumni MMA yang akan melanjutkan studi ke UNWAHA memperoleh fasilitas bebas tes, kecuali untuk jalur Beasiswa Tahfidz Qur’an. Alumni MMA yang mengambil jalur Beasiswa NU juga cukup melampirkan surat keterangan dari MMA tanpa perlu surat rekomendasi dari kantor atau pengurus NU. Melalui momentum Haflatul Wada’ 2026, UNWAHA Jombang menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren yang terus membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Nahdlatul Ulama. Sinergi ini diharapkan menjadi jembatan keberlanjutan pendidikan santri dari madrasah menuju perguruan tinggi. Red: Ibrahim

Unwaha Jombang Jalin Sinergi Strategis dengan MMA Bahrul Ulum untuk Penguatan PMB dan Keberlanjutan Pendidikan

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang terus memperkuat jejaring kelembagaan dalam rangka optimalisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) melalui kolaborasi strategis dengan Madrasah Muallimin-Muallimat 6 Tahun (MMA) Bahrul Ulum Tambakberas. Hal ini ditandai dengan kunjungan resmi Unwaha ke MMA sebagai langkah awal koordinasi dan penjajakan kerja sama yang lebih terstruktur, pada Minggu (19/4/2025), di Ruang Literasi MMA. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif. Agenda utama yang dibahas mencakup rencana pemberian apresiasi dari Unwaha kepada MMA atas kontribusinya dalam mengantarkan lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya ke Unwaha Jombang. Dalam diskusi tersebut, MMA dinilai sebagai lembaga pendidikan yang memiliki konsistensi tinggi dalam mencetak lulusan berkualitas. Tidak hanya unggul secara akademik, para alumni juga dibekali karakter keIslaman yang kuat, sehingga memiliki kesiapan yang baik dalam melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi melalui penguatan jalur keberlanjutan pendidikan (educational pipeline). Selain fokus pada apresiasi institusional, kedua belah pihak juga menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas, seperti pembinaan akademik, sosialisasi pendidikan tinggi, serta program-program kolaboratif lain yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada simbolis kerja sama semata, tetapi berkembang menjadi kemitraan strategis yang berkelanjutan. Dengan sinergi yang semakin kuat antara MMA dan Unwaha Jombang, diharapkan dapat tercipta ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul, berdaya saing, serta berakar pada nilai-nilai keislaman. Red: Septian RagilEditor: Ibrahim

Aktualisasi Kompetensi Mahasiswa FTI Unwaha melalui Program Magang di Pemkab Jombang

Jombang – Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang melaksanakan program magang di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pembkab) Jombang sebagai bentuk aktualisasi kompetensi akademik sekaligus penguatan keterampilan praktis di bidang teknologi informasi. Kegiatan ini berada di bawah bimbingan dosen pembimbing, Munawarah, S.Kom., M.Si. Program magang diawali dengan sesi pengenalan sistem website yang digunakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemaparan mengenai fitur-fitur utama, alur operasional, serta struktur sistem yang diterapkan. Proses pembelajaran berlangsung interaktif melalui diskusi langsung, sehingga peserta magang mendapatkan pemahaman komprehensif terkait penggunaan dan pengelolaan website sebagai dasar sebelum memasuki tahap pengembangan lebih lanjut. Memasuki tahap implementasi, mahasiswa terlibat secara langsung dalam kegiatan pemeliharaan dan pengembangan sistem, salah satunya melalui penambahan kategori pada sistem Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembaruan data serta optimalisasi fungsi website. Selain itu, mahasiswa juga aktif melakukan konsultasi dan diskusi bersama dosen pembimbing guna menyempurnakan sistem yang sedang dikembangkan. Sebagai rangkaian akhir, kegiatan penutupan magang dilaksanakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang bersama dosen pembimbing. Momen ini dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi terhadap seluruh proses dan hasil kerja mahasiswa selama pelaksanaan magang, khususnya dalam pengembangan sistem website. Evaluasi mencakup capaian yang telah diraih, hambatan yang dihadapi, serta penyusunan rekomendasi perbaikan sebagai bahan pembelajaran ke depan. Program magang ini diikuti oleh Rendy Choiruddin, Helmi Hendrawan, Nanda Ade Fahreza, Maulana Fajar, Toriq Andana Teguh, dan Abi Muhammad Wahid. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu mengintegrasikan pengetahuan teoritis dengan praktik di lapangan, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam pengembangan teknologi informasi yang berkelanjutan. Red: Fakultas Teknologi Informasi

Dosen FAI Unwaha Paparkan Etika Perang dalam Al-Qur’an di Forum Internasional

Jombang – Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Irwan Ahmad Akbar, M.A., berperan aktif dalam forum internasional yang diselenggarakan Hamad Bin Khalifa University (HBKU) Qatar melalui Research Center for Islamic Legislation and Ethics (CILE), Minggu – Selasa (16-18/11/2025). Keikutsertaan dosen FAI ini tidak lepas dari kepakarannya di bidang studi Al-Qur’an dan Tafsir, sehingga berhasil lolos dalam call for paper yang bertema “War and Armed Conflict Ethics in Islamic” yang diikuti oleh berbagai akademisi dunia. Dalam forum tersebut, terdapat sekitar 12 bidang kajian yang membahas konflik bersenjata dari beragam perspektif keilmuan. Dalam papernya, Irwan Ahmad Akbar, M.A., mengkaji secara komprehensif ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan peperangan dengan judul paper “Reconstructing Qur’anic Ethics of War: A Semantic-Hermeneutical Approach“. Melalui pendekatan semantic relational, beliau mengidentifikasi lebih dari 90 ayat yang memiliki keterkaitan tematik dengan isu perang. “Saya mengangkat seluruh ayat-ayat yag dikaitkan dengan peperangan, seperti jihad, qitl, harb,” katanya. Hasil kajian tersebut menunjukkan bahwa narasi peperangan dalam Al-Qur’an tidak mengarah pada agresi atau penaklukkan, melainkan bersifat defensif dan responsif. Lebih lanjut, analisis relasi biner dalam ayat-ayat tersebut mengungkapkan bahwa pesan peperangan selalu diakhiri dengan nilai-nilai Islah (perdamaian) dan rekonsiliasi sebagai tujuan utama. “Bisa disimpulkan bahwa anggapan para (kelompok) ekstrimis bahwa Qur’an melegitimasi peperangan agresif ini tidak bisa dibenarkan. Secara historis dan kontekstual, termasuk dalam asbabun nuzul, peperangan pada masa Nabi Muhammad bukan ekspansif,” terang beliau. Sebagai informasi, paper tersebut saat ini masih dalam proses review untuk dipublikasikan pada jurnal Journal of Islamic Ethics. Meskipun demikian, presentasi yang disampaikan mendapatkan respons positif dari peserta forum yang berasal dari berbagai latar belakang agama dan disiplin ilmu. “Hasil dari riset yang saya paparkan bisa menjadi khazanah baru bagi mereka,” imbuh dosen FAI tersebut. Partisipasi ini tidak hanya menjadi capaian akademik personal, tetapi juga membawa misi institusional. Pria yang akrab disapa “Gus Irwan” ini juga menegaskan bahwa keikutsertaannya bertujuan untuk mengharumkan nama Unwaha di tingkat internasional, sekaligus memotivasi sivitas akademika untuk aktif menulis dan berpartisipasi dalam forum global, terlebih dengan adanya peluang pendanaan yang mendukung. “Harapannya, ini bisa menjadi pemicu semangat bagi rekan-rekan dosen untuk meningkatkan kualitas publikasi internasional. Lebih dari itu, saya ingin memperkenalkan bahwa ajaran Islam pada dasarnya bukan marah, tetapi ramah,” pungkasnya. Red: Ibrahim

Selamat! Dosen Unwaha Jombang Raih Pendanaan Hibah Kemendiktisaintek 2026

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sejumlah dosen berhasil lolos pendanaan hibah Kemendiktisaintek 2026, yang mencakup tiga skema: Pengabdian kepada Masyarakat, Penelitian Dosen Pemula, dan Penelitian Fundamental Reguler. Prestasi ini menegaskan dedikasi kampus dalam mendorong inovasi, penelitian berkualitas, dan pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Rektor, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., ASEAN Eng., memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian ini. “Keberhasilan dosen-dosen kita mendapatkan pendanaan hibah ini adalah bukti nyata dedikasi, inovasi, dan semangat pengabdian mereka. Semoga hasil penelitian dan pengabdian ini tidak hanya memperkaya ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Prof. Gatot. Skema Pendanaan dan Dosen Penerima Pengabdian kepada Masyarakat: Penelitian Dosen Pemula: Penelitian Fundamental Reguler: Pencapaian ini menjadi langkah awal untuk lebih banyak prestasi gemilang di masa depan, sekaligus memacu seluruh civitas akademika untuk terus berkarya, menginspirasi, dan memberi manfaat bagi bangsa dan negara. Red: Ibrahim

Unwaha Jombang “Level Up”! Beberapa Jurnal Raih Akreditasi SINTA 2026

Jombang – Prestasi membanggakan kembali datang dari Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang. Beberapa jurnal terbaru kampus berhasil meraih akreditasi SINTA, menandai pencapaian penting dalam kualitas publikasi ilmiah dan kontribusi nyata Unwaha terhadap dunia riset nasional. Dengan akreditasi ini, UNWAHA menunjukkan bahwa karya ilmiah yang lahir dari kampus ini tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki pengaruh dan daya saing yang semakin tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Berikut jurnal-jurnal UNWAHA yang berhasil menembus akreditasi SINTA tahun 2026: Pencapaian ini adalah hasil kerja keras para editor, penulis, dan seluruh civitas akademika UNWAHA yang konsisten menghadirkan riset berkualitas tinggi. Setiap jurnal yang terakreditasi menjadi bukti nyata bahwa Unwaha serius mendorong inovasi dan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan. “Kami bangga atas pencapaian ini. Hal ini menjadi bukti atas dedikasi dan kualitas riset yang terus kami tingkatkan. Semoga keberhasilan ini menginspirasi seluruh dosen dan mahasiswa untuk semakin kreatif dan produktif dalam berkarya,” ujar Ketua LPPM Unwaha Jombang, Dr. Dr. Zulfikar, S.P., M.Si.