Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menjadi pusat perhatian kalangan budayawan dan masyarakat pada Jumat (12/6/2026), dengan dibukanya Muktamar Lesbumi NU 2026. Acara nasional yang berlangsung selama tiga hari ini, dibuka dan disambut meriah dengan kesenian Bantengan.
Sejak siang, lingkungan UNWAHA sudah ramai oleh pengunjung stand bazar UMKM. Meski sempat gerimis, cuaca kembali cerah tak lama berselang, seolah mendukung kelancaran rangkaian acara pembukaan.
Puncak antusiasme penonton terjadi pukul 14.43 WIB, ketika pertunjukan seni Bantengan tampil sebagai pra-pembukaan Muktamar Lesbumi NU 2026. Penampilan dibuka dengan seni kembang pencak silat yang diiringi irama Pasundan, serta lantunan kidung-kidung sholawat.
Aksi pra pembuka ini dibawakan oleh kelompok Pencak Silat Putra Nusantara, yang berhasil menyita perhatian penonton. Penampilan inti seni Bantengan digelar dengan penuh semangat. Suasana semakin meriah bahkan sedikit menegangkan, ketika para penampil mengajak penonton untuk turut serta dalam pertunjukan, menciptakan interaksi langsung antara seniman dan penonton yang hadir.

Salah satu penonton, Nur Khabib, mengungkapkan kekagumannya terhadap pertunjukan tersebut. Ia menilai penampilan kesenian khas Jawa Timur ini dalam pra pembukaan Mukhtamar Lesbumi NU ini sangat inspiratif dan menjadi cara yang menarik untuk menelusuri kebudayaan tradisional Indonesia.
Pertunjukan Bantengan dalam pra pembukaan Mukhtamar kali ini juga dinilai sebagai representasi nyata dari akulturasi budaya memadukan tradisi kesenian lokal Indonesia dengan nuansa keislaman, sejalan dengan tema besar “Kembali Ke Akar” yang diusung dalam Mukhtamar tahun ini.
Red: Azzam Alaikassalam
Foto: M. Haris Firdaus
Editor: Ibrahim